Aset Pemprov Bikin Buntu Jalan Pandugo Rungkut, Pemprov dan Komisi A Belum Bersikap

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Freddy Poernomo (Kanan) Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur.
Freddy Poernomo (Kanan) Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur.

i

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM - Bertahun-tahun aset Pemprov Jatim sepanjang 50 meter  menghalangi fasilitas umum berupa jalan raya di kawasan Pandugo - Rungkut Alang-alang, Kota Surabaya.  Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Freddy Poernomo mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur segera melepas lahan 10 x 50 meter di Jalan Raya Pandugo untuk mendukung pelebaran jalan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Freddy menyebut tarik ulur antara Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya terkait status aset tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa kejelasan penyelesaian. Akibat belum di lepasnya aset tersebut, jalan ditengah pemukiman padat itu menjadi buntu. Hingga membuat pengguna jalan harus memutar ke jalan lain sebelum menuju MERR. “Kalau untuk fasilitas jalan dan keselamatan publik, mestinya bisa dicarikan solusi bersama. Jangan sampai kepentingan masyarakat terhambat karena persoalan aset,” ujar Freddy Poernomo di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura.

Freddy  menegaskan lahan yang berada di tengah jalur rencana pelebaran jalan tersebut sangat krusial demi kepentingan umum dan keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, sudah sepatutnya kedua belah pihak mengedepankan sinergi demi kepentingan masyarakat. “Jika Pemerintah Provinsi Jatim terlalu ego, masak urusan jalan raya sebagai fasilitas publik diabaikan dengan dalih di situ masih melekat aset provinsi,” tandasnya.

Freddy juga menyayangkan sikap yang dinilai menghambat pembangunan. Ia menilai pelepasan aset untuk kepentingan umum seharusnya bukan persoalan besar.

Selain itu, Freddy mengungkapkan kondisi Jalan Pandugo yang menyempit kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data yang diterimanya, sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka di ruas jalan tersebut.

“Data yang kami terima, sudah ada tiga korban meninggal dan lima orang luka-luka. Ini bukan angka kecil. Artinya ada persoalan serius yang harus segera ditangani,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Freddy mengaku telah menyampaikan persoalan tersebut kepada Wakil Gubernur Emil Dardak yang didampingi Kepala BPKAD Jatim Yasin usai sidang paripurna di Gedung DPRD Jatim. Ia berharap ada solusi konkret agar pelebaran jalan segera direalisasikan demi keselamatan masyarakat. rko

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…