SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Titiek Puspa, dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat siang (11/4). Suasana haru pecah saat tabur bunga.
Jenazah Titiek Puspa tiba di TPU Tanah Kusir Jumat (11/4/2025) sekitar pukul 13.35 WIB. Jenazah dibawa menggunakan mobil ambulans dari Wisma Puspa yang berlokasi di Pancoran, Jakarta Selatan.
Sebelum diberangkatkan, jenazah pelantun tembang Apanya Dong dan Marilah Kemari ini disalatkan di masjid dekat rumah duka.
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka ikut menyalatkan jenazah musisi legendaris Titiek Puspa. Dia juga mengantar jenazah masuk ke dalam ambulans.
Ustaz kemudian memimpin doa untuk Titiek Puspa di pemakaman. Suasana doa berlangsung haru dan terdengar ada beberapa anggota keluarga yang menahan tangis ketika berdoa.
Barulah saat prosesi tabur bunga, tangis keluarga dan para pelayat pecah. Mereka tak kuasa menahan tangis ketika menaburkan bunga di atas makam Titiek Puspa, salah satunya adalah Inul Daratista yang harus dikuatkan suaminya, Adam Suseno.
Pemakaman Titiek Puspa siang itu dihadiri pejabat serta aktor-aktor Indonesia seperti Agum Gumelar, Vina Panduwinata, Inul Daratista hingga Dwi Andhika.
Artis Muda Kagum Prestasi
Sejumlah musisi muda seperti Ahmad Dhani, Yovie Widianto, Vina Panduwinata, hingga pendangdut Inul, kagum dengan prestasi mendiang Titiek Puspa. Vina Panduwinata.
Pelantun "Aku Makin Cinta" itu mengaku banyak terinspirasi dari sosok almarhumah dalam perjalanan kariernya.
"Kalau masalah kenangan, Masya Allah, Tante Titiek itu adalah salah satu, salah satu yang memberikan inspirasi Mama Ina juga. Gimana caranya supaya kita bisa bertahan lama sebagai entertainer," kenang Vina Panduwinata dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumah duka kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (11/4/2025).
Menurut Vina Panduwinata, warisan seni dan budaya yang ditinggalkan oleh Titiek Puspa sangat besar nilainya bagi generasi masa kini dan yang akan datang.
Kepergian Titiek Puspa meninggalkan duka mendalam di dunia seni dan budaya Indonesia.
Musisi Yovie Widianto menyampaikan kesan dan penghormatan mendalam atas sosok mendiang yang dianggap banyak berjasa dalam perjalanan seni bangsa.
"Beliau (Titiek Puspa) adalah pahlawan besar yang berjasa untuk kebudayaan Indonesia, di mana kita sama-sama melakukan agar di mendapatkan tempat yang baik," kata Yovie Widianto saat ditemui di rumah duka kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2025).
Pihak keluarga menyebut jenazah Titiek Puspa akan disemayamkan di Wisma Puspa, Pancoran Timur Raya.
Kenangan Prabowo
Prabowo mengenang sosok Titiek Puspa berkontribusi besar terhadap dunia musik dan kebudayaan RI.
"Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Titiek Puspa, seorang musisi legendaris dan tokoh seni yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia musik dan kebudayaan Indonesia," kata Prabowo melalui Instagram pribadinya, dilihat Kamis (10/4/2025).
Ia menilai dedikasi Titiek Puspa terhadap dunia musik tanah air menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya. Terakhir, Prabowo mendoakan agar Titiek Puspa diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Dedikasi dan semangat beliau dalam berkarya akan selalu menjadi inspirasi bagi para seniman dan generasi penerus bangsa," ucapnya.
Titiek Puspa, Pahlawan Nasional
Pentolan grup band Kahitna Yovie Widianto, menegaskan betapa besar jasa Titiek Puspa sebagai sosok yang menurutnya layak dikenang sebagai pahlawan nasional.
"Kita semuanya mengenang jasa-jasa indahnya beliau sebagai kekayaan budaya sebagai seorang pahlawan nasional," tutur Yovie Widianto.
Yovie Widianto juga mengenang semangat luar biasa yang terus dipancarkan Titiek Puspa, meski di usia senjanya.
"Kemarin-kemarin saya masih melihat sendiri bahwa beliau masih bersemangat," ujarnya.
Kenangan masa kecil Yovie pun turut membekas, ketika dirinya menyaksikan semangat Titiek Puspa secara langsung.
"Jelas waktu kecil karena saya ikut kakak-kakak saya, kakak-kakak saya yang sering bersama membuat orkestra. Saya melihat bagaimana semangat, juga semangat beliau, begitu diberikan bukan hanya nasihat, tapi juga beliau itu orang yang memang sangat support," kenang Yovie Widianto.
Komposer Senior Milik Indonesia
Ahmad Dhani yang bahkan menyebut Titiek Puspa adalah komposer senior milik Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Dhani seusai diskusi publik yang digelar Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) pada Kamis (10/4/2025).
Ahmad Dhani mengenang sosok Titiek Puspa sebagai komposer wanita legendaris yang belum tergantikan. Dengan ratusan lagu yang diciptakan, Ahmad Dhani menilai belum ada musikus wanita yang setara dengan Titiek Puspa.
"Titiek Puspa, dewinya komposer, belum ada yang seperti beliau," ujar Ahmad Dhani.
Dia menyebut Titiek Puspa sosok yang hangat, baik sebagai rekan senior seprofesi maupun secara pribadi.
Menurut Ahmad Dhani, dia tak pernah kehabisan pembicaraan dengan Titiek Puspa jika terlibat perbincangan.
"Kalau telepon sama Eyang, banyak banget yang dibicarakan," imbuhnya.
Inul Daratista, Tersentuh
Tapi yang paling tersentuh banget salah satunya adalah Inul Daratista.
Penyanyi dangdut satu ini tak kuasa menahan tangis saat tahu sang legenda telah berpulang.
Lewat unggahan Instagramnya, Inul mengungkapkan kesedihannya dengan tulus dan emosional. "Eyaaangg..." tulis Inul, sambil mengabarkan duka yang dia rasakan hari Kamis (10/4/2025) itu.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Selamat jalan Eyang," lanjutnya, mengiringi doa untuk sosok yang begitu berarti dalam hidupnya.
Buat Inul Daratista, Titiek Puspa bukan cuma senior di dunia hiburan. Dia sudah seperti neneknya sendiri. Bahkan, istri Adam Suseno itu pernah bilang kalau Eyang Titiek adalah penyelamat hidupnya, terutama di masa-masa kariernya masih penuh perjuangan.
"Bayangin aja, di tengah kondisi finansial yang berat, Titiek Puspa tetap ada buat Inul Daratista. Bukan cuma dukungan moral, tapi juga finansial, plus nasihat-nasihat yang gak akan pernah dia lupakan.
Aku itu udah dianggap cucu sama Eyang Titiek," kata Inul.
"Eyang itu baik banget sama aku. Gak cuma bantuin finansial, tapi juga selalu ada buat ngasih nasihat buat aku dan keluarga."
Siapa sangka, bisnis karaoke Inul Vizta yang sekarang jadi raksasa hiburan lokal itu ternyata juga ada campur tangan dari Titiek Puspa. Inul Daratista mengaku bisa dapat koneksi ke tokoh penting seperti Sutiyoso (mantan Gubernur DKI Jakarta) juga karena sosoknya.
"Beliau bantuin aku kenal Pak Sutiyoso, yang kasih aku izin usaha tanpa bayaran sepeser pun. Semua itu berkat Eyang Titiek."
Dalam pesannya, Inul juga menegaskan kalau dirinya gak akan pernah lupa sama semua kebaikan dan cinta yang diberikan Titiek Puspa.
"Jasamu adalah bentuk pertolongan dan kasih sayangmu padaku. Akan aku kenang sepanjang hidupku. Kesayangan Inul Daratista.
Biografi A Legendary Titiek Puspa
Dalam biografi A Legendary Titiek Puspa, Diva karya Alberthiene Endah yang terbit pada 2008, ditulis, setidaknya ada dua seniman hebat di balik sukses karier Titiek Puspa sebagai The Real Diva. Pertama adalah penyanyi, pencipta lagu, komedian, dan aktor Bing Slamet, kedua musisi jazz Mus Mualim.
Sejatinya Titiek Puspa adalah pemalu. Maklum, dia sangat ringkih. Ketika kakak-kakak dan adiknya asyik bermain di luar rumah, ia cuma bisa menyaksikannya dari balik jendela. Satu-satunya ekspresi sekaligus hiburan yang bisa diperbuatnya adalah mendengarkan lagu-lagu di radio dan bersenandung di kamar mandi.
Ia mengumpulkan teks lagu dalam sebuah kotak khusus yang dibubuhi kata: Song Book di sampulnya. Di setiap lagu ia tempeli foto sang penyanyi yang didapat dari koran. Ada Dean Martin, Frank Sinatra, Sophia Loren, Bing Slamet, dan lainnya.
"Bagi saya Bing Slamet adalah penyanyi luar biasa. Ia memiliki kemampuan yang sangat dahsyat dalam melantunkan lagu. Suaranya bukan saja merdu, tapi getarannya merasuk ke hati," tutur Titiek Puspa dalam biografinya.
Titiek Puspa berjumpa pertama kali dengan Bing Slamet pada 1954. Kala itu ia datang dari Semarang untuk mengikuti seleksi lomba menyanyi yang digelar RRI Jakarta. Namun begitu mendengar ada Bing Slamet di Lapangan Ikada yang tak jauh dari Gedung RRI, Titiek nekad menemuinya untuk meminta tanda tangan.
Ia tak peduli harus menghapalkan lagu baru yang akan dilombakan. Hasilnya, Titiek dinyatakan tak lulus seleksi. Namun pertemuan dan tanda tangan Bing lebih bermakna baginya. "Buat saya, malam itu saya sudah menang karena bisa bertemu Bing," kilahnya.
Di kemudian hari, selama bertahun-tahun kemudian Bing dan Titiek menjadi kolega. Keduanya kerap tampil bersama, baik di panggung hiburan, radio, layar TVRI, hingga di layar perak.
Namun pada 17 Desember 1974, kabar duka itu datang. Bing berpulang ketika Titiek Puspa harus melakukan show di Singkep, Kalimantan Selatan.
Belajar Mencipta Lagu
Titiek belajar mencipta lagu dari musisi jazz kenamaan, Mus Mualim, yang kemudian menjadi suami ketiganya. Bersama Mus kepercayaan diri Titiek tumbuh dan ketularan hasrat mencipta lagu. Dari Mus, ia punya kesadaran bahwa seorang pencipta lagu tak perlu repot-repot mencari ilham. Sebab yang dibutuhkan adalah kepekaan terhadap rasa, berusaha mengenali masalah hidup dan bukannya berlari, serta kreativitas menata melodi.
Dikutip dari berbagai sumber, suami pertama Titiek Puspa adalah Kasno. Mereka pada tahun 1957 dan berpisah pada tahun yang sama.
Selanjutnya, Titiek Puspa menikah dengan Zainal Ardi, seorang penyiar RRI, pada tahun 1959. Dari pernikahan ini, Titiek dikaruniai anak perempuan, Petty Tunjungsari dan Ella Puspasari. Namun, hubungan mereka juga berakhir dengan perceraian pada tahun 1968.
Pernikahan terakhirnya adalah dengan Mus Mualim, seorang pencipta lagu ternama, yang ia nikahi pada 1970. Mus adalah cinta sejati Titiek hingga ajal memisahkan mereka. n ec/bg/dc/erk/rmc
Editor : Moch Ilham