Libur Panjang Paskah 2025, KAI Daop 7 Madiun Sediakan 15.792 Kursi di 4 Perjalanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pengguna Kereta Api di Stasiun Madiun. SP/ MDN
Ilustrasi. Pengguna Kereta Api di Stasiun Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama libur panjang Paskah 2025 yang bersamaan dengan akhir pekan ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah menyediakan tempat duduk sebanyak 15.792 dengan mengoperasikan empat perjalanan KA.

Manajer Humas Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengungkap,dalam momentum ini KAI Daop 7 Madiun senantiasa selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan selama masa libur nasional bersamaan akhir pekan.

Lanjutnya, untuk tempat duduk sebanyak 15.792 tersebut tersedia pada empat kereta api reguler yang berangkat dari Daop 7 Madiun. Yakni, KA Bangunkarta (Jombang-Pasarsenen PP), KA Singasari (Blitar-Pasarsenen PP), KA Brantas (Blitar-Pasarsenen PP), dan KA Kahuripan (Blitar-Kiaracondong PP), serta lima kali perjalanan per hari Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS).

Menurut dia, tujuan favorit pada libur akhir pekan yang bersamaan dengan momentum Paskah 2025 tersebut antara lain kota-kota tujuan wisata dan kota besar, seperti Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Jakarta.

Tak lupa, KAI mengimbau masyarakat yang berencana bepergian menggunakan kereta api untuk segera memesan tiket agar dapat memilih kereta api dan tanggal keberangkatan sesuai keinginan.

Dan bagi penumpang yang tidak mendapatkan tiket pada jadwal yang diinginkan, bisa memanfaatkan fitur "connecting train" di aplikasi Access by KAI, yang memungkinkan penumpang mengkombinasikan jadwal kereta api yang bersifat penyambungan.

Sementara itu, puncak keberangkatan diprediksi terjadi pada 17-19 April, sejalan dengan masyarakat yang memanfaatkan cuti untuk liburan atau pulang kampung. Sehingga, petugas pun juga akan terus melakukan pengawasan yang intensif terhadap kesiapan berupa sarana, prasarana hingga fasilitas pelayanan penumpang KA. Demi kenyamanan dan keamanan selama perjalanan. md-01/dsy

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…