SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus berkomitmen dalam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dengan memperluas pasarnya hingga ke tingkat internasional dengan melakukan ekspor.
Mendukung program tersebut, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Pemkot kini memberikan fasilitas pemrosesan kemasan (packing) berstandar internasional secara gratis bagi UMKM lokal yang telah lolos kurasi.
"Program ini bukan hanya pendampingan, tetapi bentuk nyata dukungan pemerintah untuk menghadirkan produk-produk unggulan Madiun ke kancah global. Packing untuk sambal, abon, dan lainnya kita buat siap ekspor. Bagi UMKM yang telah lulus uji dan berminat bisa mendaftar, kita fasilitasi gratis," ujar Wali Kota Madiun, Maidi, Kamis (24/04/2025).
Pasalnya, dengan adanya pengemasan modern terutama dalam bentuk kaleng produk-produk seperti pecel, rendang, sambal cumi, dan abon kini tak hanya menarik dari sisi tampilan, tetapi juga aman dan tahan lama untuk distribusi internasional. Disamping itu, Tim dari DKPP juga akan turut serta memastikan bahwa bahan makanan yang diproses memiliki ketahanan dan kualitas sesuai standar ekspor.
Sebagai informasi, DKPP Kota Madiun telah menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan intensif bagi UMKM yang ingin meningkatkan kualitas kemasan produknya. Hasilnya, kini sebanyak 25 UMKM telah difasilitasi dan produknya siap bersaing di pasar luar negeri.
Upaya tersebut diharapkan bisa menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi lokal, sekaligus menempatkan Kota Madiun sebagai salah satu daerah di Jawa Timur yang UMKM telah mampu bersaing di pasar global.
“Kalau ada UMKM yang ingin kemasannya dalam bentuk kaleng, kita sudah fasilitasi. Kita siapkan semuanya, dari peralatan, standar kesehatan, hingga bimbingan. Tinggal bagaimana pelaku usaha serius dan konsisten,” imbuh Wali Kota. md-01/dsy
Editor : Desy Ayu