Jokowi Diutus Prabowo Hadiri Pemakaman Paus di Vatikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jenazah Paus Fransiskus disemayamkan selama tiga hari di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Prosesi ini dimulai pada Kamis, 24 April 2025, dan menjadi kesempatan bagi umat Katolik dari seluruh dunia untuk memberikan penghormatan terakhir.
Jenazah Paus Fransiskus disemayamkan selama tiga hari di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Prosesi ini dimulai pada Kamis, 24 April 2025, dan menjadi kesempatan bagi umat Katolik dari seluruh dunia untuk memberikan penghormatan terakhir.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Vatikan mengumumkan bahwa masa berkabung untuk Paus Fransiskus berlangsung selama sembilan hari.

Masa berkabung dimulai sejak Paus dimakamkan pada 26 April hingga 4 Mei mendatang.

Dilansir kantor berita AFP, Kamis (24/4/2025), akan ada acara doa setiap hari di Basilika Santo Petrus yang disebut 'novemdiales' selama masa berkabung.

Pengumuman itu muncul saat para kardinal Katolik bertemu untuk membahas langkah selanjutnya setelah kematian Paus Argentina itu pada hari Senin di usia 88 tahun.

Jenazah Paus Fransiskus telah disemayamkan di Basilika Santo Petrus, Vatikan, pada Rabu (23/4) pagi waktu setempat. Tercatat sudah sebanyak hampir 20.000 orang menyambangi persemayaman Bapa Suci dalam hari pertama.

 

Jokowi Diutus Presiden Prabowo

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) hingga Wamenkeu Thomas (Tommy) Djiwandono, diutus Presiden Prabowo Subianto hadiri di pemakaman pemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus di Vatikan.

Dua nama lainnya yang ikut yakni Menteri HAM Natalius Pigai dan mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan. Keempatnya berangkat paling lambat pada Jumat hari ini.

 

Prosesi Pemakaman

Vatikan mengumumkan prosesi pemakaman  akan digelar di alun-alun yang ada di depan Basilika Santo Petrus di Vatikan, dengan para pemimpin dunia dan sejumlah besar umat Katolik diperkirakan akan hadir.

Seorang juru bicara mengatakan bahwa sebanyak 19.430 orang mengunjungi gereja tersebut selama hampir sembilan jam antara pukul 11.00 (09.00 GMT), saat upacara penghormatan terakhir dimulai, dan pukul 19.45. Upacara penghormatan terakhir akan berlanjut hingga tengah malam sebelum dimulai lagi Kamis pagi waktu setempat.

Aparat setempat pun menerapkan keamanan ketat seiringnya umat Katolik dan para petinggi dunia datang berbondong-bondong ke Roma.

 

Para Kardinal Berusia 80 tahun

Dilansir kantor berita AFP, Kamis (24/4/2025), para kardinal telah mulai berdatangan dari seluruh dunia untuk upacara pemakaman dan konklaf atau proses pemungutan suara rahasia untuk memilih paus baru.

"Kami telah bersiaga sejak Senin (hari ketika Paus Fransiskus meninggal dunia)," kata seorang anggota Garda Swiss, tentara yang bertanggung jawab atas keamanan paus.

Sampai saat ini, belum ada tanggal yang ditetapkan untuk pelaksanaan konklaf, di mana para kardinal yang berusia di bawah 80 tahun bertemu secara tertutup untuk memilih paus baru.

Namun diketahui konklaf harus diadakan antara 15 dan 20 hari setelah kematian Paus. n ap/rtr/int/rmc

Berita Terbaru

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Muhammad Rizal Octavian atau dr Rizal resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra …

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember resmi mengubah arah arus lalu lintas di kawasan Jalan Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates,…

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…