Warga Ngeluh Bau Tak Sedap, Hutan di Wonosalam Penuh Tumpukan Sampah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan Hutan di Dusun Notorejo, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang yang tiba-tiba penuh dengan tumpukan sampah dengan bau tidak sedap. SP/ JBG
Penampakan Hutan di Dusun Notorejo, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang yang tiba-tiba penuh dengan tumpukan sampah dengan bau tidak sedap. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga dihebohkan adanya bau tidak sedap di Hutan di Dusun Notorejo, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang ternyata diakibatkan banyaknya tumpukan sampah yang telah menggunung dibuang sembarangan.

Hal ini pun menarik rasa kecewa dari warga desa setempat yang mengaku terganggu dengan bau sampah tersebut. Pasalnya, selama ini Hutan milik KPH Jombang selalu asri dan tidak ada warga sekitar yang membuang sampah disana.

"Kalau ditanya pasti terganggu, seharusnya sampah tidak dibuang di hutan. Warga disini juga tidak pernah membuang sampah di hutan. Mungkin dari masyarakat luar yang membuang," jelas Seperti kata Rukanah (55) warga Dusun Notorejo, Desa Wonosalam, Jumat (25/04/2025).

Sementara itu, hal yang sama diungkap Sutrisno (49) warga Dusun Notorejo, Desa Wonosalam sekaligus sebagai pesanggem yang mengaku sedih dan prihatin terkait banyaknya sampah yang menumpuk di hutan.

Menurutnya, sampah yang termasuk limbah umum ini diketahui dibuang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mengingat lokasi hutan tempat membuang sampah dengan pemukiman warga berjarak 100 meter. 

"Saya tahunya itu orang liat buang samau itu pagi sama sore hari. Sampah-sampah nya beragam mulai dari pampers, bekas makanan, botol minuman, kardus sampai sampah kantong kresek," ungkapnya. 

Diketahui, hutan di wilayah tersebut menghubungkan nyata Kecamatan Wonosalam dengan Desa Jenis Gelaran, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Vegetasi hutan di wilayah tersebut memang saat ini dijadikan tempat pembuangan sampah. Kurang lebih sudah 3 tahun lamanya banyak sampah menumpuk di hutan. 

Padahal, di dalam hutan juga banyak ditanami berbagai jenis pohon mulai pohon kayu seperti pinus, bambu hingga tanaman kopi yang merupakan lahan tempat mata pencaharian oleh petani atau pesanggem.

"Karena tanah ini merupakan milik Perhutani, harapan saya semoga ada program tempat pembuangan sampah di Wonosalam, khususnya bagi warga Dusun Notorejo," tuturnya. 

"Kalau bisa di kasih plakat atau papan informasi, jangan buang sampah di hutan, karena itu bisa mencemari lingkungan sekitar," imbuhnya. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…