Tiga Wanita Didampingi Pengacara Laporkan Klinik, Dokter dan Sales ke Polda Metro Jaya, dengan Pasal Malpraktik
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tiga perempuan berinsial NH (31), NHC (27), dan UN (29) melaporkan sebuah klinik kecantikan DBC yang berada di wilayah Jakarta Timur ke Polda Metro Jaya. Ketiganya melaporkan atas dugaan malpraktik yang dilakukan klinik itu.
"Kedatangan kami pada sore hari ini ke Polda Metro Jaya adalah untuk melaporkan dugaan malpraktik yang dialami oleh tiga klien kami, yang dilakukan oleh salah satu klinik yang bertempat di Jakarta Timur dengan inisial DBC," kata kuasa hukum korban, Andreas Hari Susanto Marbun kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (14/5/2025).
"Sebelum melaporkan ke Polda Metro Jaya, korban dan kuasa hukumnya melayangkan somasi pada April 2025 agar menyelesaikan permasalahan dengan kekeluargaan," kata advokat Marbun, saat dihubungi Kamis (15/5).
Namun, pertemuan tidak pernah berlangsung hingga akhirnya, kliennya melaporkan ke Polda Metro Jaya.
Memurut dia, kliennya tertarik dari hasil testimoni selebgram. Salah satu kliennya bertolak dari Samarinda ke Jakarta pada Senin (9/5/2025). “Sebelum operasi pastinya dari pihak klinik kasih perjanjian berupa klaim garansi tiga bulan, tidak bisa menuntut mengembalikan uang. Karena ada catatan bakal ada kayak pemerasan gitu, tanda tangan perjanjian dari mereka,” urai NH.
Laporkan Klinik dan Dokter
Laporan ini teregister dengan nomor STTLP/B/3196/V/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA. Selain klinik, pihaknya turut melaporkan pihak dokter yang menangani berinisial SFT serta seorang marketing berinisial RP atau B.
"Adapun terlapor yang kami laporkan ada tiga, pertama klinik, kedua dokternya dengan inisial SFT, dan yang ketiga ada agensi atau marketingnya dengan inisial RP atau B. Laporan kami secara resmi sudah diterima di SPKT PMJ," jelas Andreas.
Dia mengatakan awalnya salah satu kliennya melakukan operasi rhinoplasty atau operasi hidung pada Januari 2023. Namun setelah operasi, dia menjelaskan ketiga kliennya mengalami dampak yang serius pada bagian hidung.
"Dampaknya adalah kayak semacam kondisi hidung tinggi, miring, dan bahkan luka. Timbul benjolan berwarna merah kemudian berubah menjadi nanah, yang kemudian nanah itu pecah, sehingga keluar cairan nanah dan darah. Pada saat perkembangannya pun, kondisi hidupnya semakin akhirnya mengalami infeksi," jelasnya.
Hidung Keluarkan Pendarahan
Andreas menyebut kliennya yang lain yang juga melakukan operasi pada Desember, turut mengalami serupa. Dia menyebut hidung kliennya mengalami pendarahan.
"Yang paling ironis ini, yang dialami yang terakhir ini. Karena, waktu operasi pertama, timbul pendarahan hampir sekitar 7 hari berturut-turut. Dan menurut klinik atau dokter yang menangani, bahwa itu hal biasa. Sedangkan kondisi klien pada saat itu sangat memprihatinkan. Bayangkan, hidung, mengeluarkan pendarahan bagaimana mau dibiarkan?," ujarnya.
Dia mengatakan para kliennya pun sempat berkonsultasi dengan dokter spesialis kecantikan hingga dokter kulit. Hasilnya, ditemukan kondisi jahitan yang dilakukan pasca operasi mengalami ketidaksesuaian.
"Ketiga korban ini dua kali dilakukan operasi, tidak ada hasil yang signifikan. Tetap tadi, kondisinya tetap kembali seperti pertama tadi," ungkap Andreas.
Dia mengungkapkan kliennya mengalami kerugian secara fisik maupun materiil. Dia juga meminta penyidik mendalami terkait perizinan klinik maupun legalitas dokter yang menangani.
"Harapan ke depannya tentunya baik dari tiga korban ini, selain kerugian materi yang sudah dikeluarkan, tentunya ada cacat fisik yang dialami, bahkan itu pastinya seumur hidup dialami, paling tidak, harus dengan jalan operasi berikutnya yg lebih baik," pungkasnya.
Promosi Melalui Instagram Seorang Selebgram
Dalam kesempatan yang sama, NH menceritakan, ia memutuskan menjalani operasi hidung setelah melihat promosi klinik kecantikan DBC melalui unggahan Instagram seorang selebgram.
Hanya saja setelah operasi, NH mengalami keluhan berupa pendarahan pada hidung selama tujuh hari berturut-turut. Lantas, ia menanyakan hal tersebut kepada perawat klinik. Tetapi, jawaban yang diterima NH menyebutkan bahwa proses pemulihan tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing pasien. “Katanya ada yang cepat, ada yang lambat. Ketika dijawab seperti itu, saya pikir, ‘oh mungkin daya tahan tubuh saya tidak seperti orang-orang pada umumnya,” ucap dia.
Orang tua NH khawatir dengan kondisinya karena pendarahan pada hidung tak kunjung mereda. Oleh karena itu, korban disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter bedah plastik lain di Samarinda. “Jadi, saya kontak tiga dokter bedah plastik di Samarinda. Mereka menyatakan, saya harus lepas implannya karena dalam kondisi infeksi. Jahitannya (yang sebabkan pendarahan) itu tidak tertutup, akhirnya infeksi,” ungkapnya.
“Kan sudah dilaporkan (protes) masalah jahitan yang terbuka. Anehnya, kliniknya menyatakan begini, ‘ya sudah, dilem saja’,” timpal Andreas.
Kondisi Hidung Rusak Cacat
Kini, korban merasa trauma karena tindakan operasi tersebut memengaruhi kondisi psikis dan mental. Korban juga merasa malu akibat kondisi hidung yang rusak atau mengalami cacat fisik.
Dikutip dari laman Kun Princessa Clinic, princessaclinic.com, operasi hidung bisa permanen dan tampak alami.
Operasi meliputi ukuran lubang hidung terlalu besar , mengubah bentuk pangkal atau ujung hidung, mengubah bentuk sudut antara bibir bagian atas dan hidung, batang tulang hidung terlalu rendah, tulang hidung terlalu besar, tulang septum hidung miring sehingga kesulitan bernafas ?
Selain kelainan bentuk hidung akibat cedera atau cacat ? Ini dipromosikan cara mengubah diri dan meningkatkan kepercayaan.
Keterangan Dokter Bedah Plastik
Dokter spesialis bedah plastik Arif Tri Prasetyo menjelaskan bedah plastik rekonstruksi bertujuan untuk memperbaiki bagian yang tidak normal sehingga dapat berfungsi dengan baik untuk tujuan medis atau kesehatan. Misalnya, pada orang yang kecelakaan dan mengalami hidung yang patah sehingga mengalami gangguan pernapasan
Sedangkan bedah plastik estetik merupakan tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki bentuk dengan tujuan keindahan untuk menunjang penampilan.
Berikut syarat menjalani operasi hidung estetik:
1. Memiliki keluhan
Operasi hidung dengan tujuan estetik diawali dengan keluhan yang datang dari pasien. Misalnya, pasien merasa bentuk hidung yang dimilikinya membuatnya kehilangan kepercayaan diri.
Pasien mesti berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan menentukan apakah pasien dapat menjalani bedah plastik hidung.
Kata dr. Arif, ada keinginan sendiri Operasi hidung yang dijalani pasien harus merupakan keinginan dari diri sendiri, bukan paksaan orang lain. Pasien harus secara sadar mengambil keputusan tersebut.
Disebutkan asa screening penyakit penyerta Sebelum menjalani operasi bedah plastik, pasien harus melakukan pemeriksaan kesehatan. Pasien yang memiliki penyakit penyerta harus disembuhkan atau dikontrol terlebih dahulu agar tidak mengganggu tindakan.
"Harus screening, ada penyakit penyerta atau tidak. Bila ada, harus disingkirkan dulu. Misalnya diabetes atau tekanan darah tinggi, harus sembuh dulu. Karena tidak serta merta bisa langsung tindakan," kata Arif yang praktik di Santosa Hospital Bandung Kopo, kepada Antara, Kamis (3/9/2020).
Tak Semua Keinginan Terwujud
Sebelum menjalani operasi, dokter juga akan memastikan bahwa tak semua keinginan perubahan atau bentuk hidung dapat terwujud. Dokter memiliki perhitungan tertentu agar bedah hidung dapat berhasil dan tidak mencelakai pasien.
"Tidak semua bisa direalisasikan. Misalnya mau meninggikan hidung, tapi jaringan hidungnya tidak kuat," ucap Arif.
Bahan operasi hidung Operasi hidung dapat dilakukan dengan menggunakan implan silikon dan jaringan tubuh sendiri seperti tulang rawan telinga, septum hidung, atau tulang iga.
Proses bedah hidung dengan silikon umumnya berlangsung lebih cepat dibandingkan menggunakan tulang rawan dari tubuh pasien. Operasi hidung dengan silikon biasanya berlangsung sekitar satu jam dengan bius lokal.
Operasi dengan memanfaatkan tulang rawan atau iga dapat menghabiskan waktu sekitar tiga hingga lima jam dengan bius total. Proses ini meliputi pengambilan tulang rawan dari bagian tubuh lain. Pada tulang iga, dokter akan menyayat sekitar 2-3 cm pada bagian dada.
Meskipun lebih lama, operasi hidung dengan bagian tubuh sendiri dinilai lebih baik.
"Yang tren sekarang pakai jaringan tubuh sendiri, dari tulang iga. Hasilnya lebih baik karena pakai bahan dari tubuh sendiri untuk membentuk hidung," ucap Arif.
Efek Samping
Setelah Operasi Efek samping yang paling umum terjadi adalah pembengkakan pada seminggu pertama usai tindakan. Selain Pasien harus menjaga kebersihan area hidung dan sekitarnya untuk mencegah infeksi.
Dikutip dari Mayo Clinic, efek samping lain yang dapat muncul diantaranya kesulitan bernapas, mati rasa, nyeri, perubahan warna, dan muncul jaringan parut.
Hasil operasi dapat terlihat optimal setelah beberapa bulan.
Membentuk Seperti Hidung Artis Korea
Tren bentuk hidung, Berbagai bentuk hidung bisa dicapai dengan bedah plastik estetik. Saat ini, tren bentuk hidung yang populer tengah mengacu pada bentuk hidung bintang Korea. Popularitas bintang K-Pop membuat bentuk hidung orang Korea jadi patokan.
"Karena kita di Asia, yang digunakan teknik rhinoplasty orang Asia, yang jadi pedoman yang dibuat Korea juga. Kebanyakan pasien minta bentuk-bentuk seperti hidung artis Korea," ungkap Arif.
Arif menyebut selama pandemi Covid-19, jumlah pasien yang menjalani operasi bedah plastik baik gawat darurat maupun estetik berkurang.
"Untuk tindakan emergency tidak terlalu banyak karena pasien banyak yang berkurang, biasanya bedah plastik rekonstruksi, yang mengalami kecelakaan kerja, kecelakaan jalan raya, luka bakar, tidak terlalu banyak," kata Arif.
Saat ini, operasi bedah plastik umumnya sudah terjadwal. Pasien akan mendapatkan pelayanan setelah dipastikan negatif Covid-19.
Dokter juga melakukan protokol kesehatan yang ketat saat operasi dengan memakai masker N95 dan face shield. n erc/ant/ec/cr5/rmc
Editor : Moch Ilham