KFC Rugi Rp 796,71 Miliar, Ajukan Penambahan Modal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemegang lisensi waralaba KFC di Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk mengajukan penambahan modal melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dari beberapa pemegang saham utamanya.

Mengutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ada dua pemegang saham, yakni PT Gelael Pratama dan perusahaan dari Grup Salim, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk.

Adapun nilai PMTHMETD yang dilakukan melalui penerbitan saham sebanyak 533.333.334 saham baru, dengan nilai nominal harga pelaksanaannya Rp 150 per saham. Dengan begitu total modal yang akan diperoleh dari hasil penerbitan saham ini kurang lebih sebesar Rp 80 miliar.

"Penerbitan sebanyak-banyaknya 533.333.334 saham biasa pada Harga Pelaksanaan akan dilaksanakan segera setelah diperolehnya persetujuan RUPSLB yang direncanakan pada tanggal 16 Mei 2025, dan akan dilakukan selambat-lambatnya pada tanggal 20 Juni 2025, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,"tulis keterangan Fast dalam keterbukaan informasi, kemarin (15/5/2025).

Penambahan modal ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan. Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anaknya, tanggal 31 Desember 2024 tercatat perusahaan mengalami kerugian.

Pertama, modal kerja bersih minus sebesar Rp 1,67 miliar dengan total liabilitas jangka pendek konsolidasian perseroan sebesar Rp 2,29 miliar. Selain itu, rasio total kewajiban kosolidasian sebesar Rp 3,40 miliar terhadap total aset konsolidasian sebesar Rp 3,52 miliar, di mana nilai itu sebesar 95% atau lebih dari 80%.

"Selanjutnya dengan mengacu kepada Pasal 8B POJK No.14/2019, penambahan modal dalam rangka memperbaiki posisi keuangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a dapat dilakukan sepanjang memenuhi kondisi, yang salah satunya adalah apabila suatu perusahaan terbuka mempunyai modal kerja bersih negatif dan mempunyai liabilitas melebihi 80%," lanjut keterangan tersebut.

Fast menjelaskan modal kerja bersih Perseroan adalah negatif itu disebabkan oleh tingginya nilai liabilitas jangka pendek Perseroan yang terdiri dari utang bank, utang usaha dan utang lain-lain. Perseroan mempunyai liabilitas sebanyak 96�ri aset yang dimilikinya.

Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan, per 28 Februari 2025, PT Galael Pratama memegang saham tertinggi sebesar 40% atau sejumlah 1,59 miliar saham. Sementara PT Indoritel Makmur Internasional Tbk memegang saham kedua terbesar 35,64% atau sebanyak 1,430 miliar lembar saham

Emiten pengelola jaringan makanan cepat saji KFC Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), membukukan kerugian hingga ratusan miliar sepanjang 2024 kemarin. Kerugian ini seiring dengan turunnya nilai pendapat perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan PT Fast Food Indonesia 2024 yang sudah diaudit, total rugi komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 796,71 miliar di tahun 2024. Angka ini tercatat membengkak hingga 91,67% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 415,64 miliar.

Di sisi lain, total pendapatan induk KFC Indonesia juga mengalami penurunan menjadi Rp 4,87 triliun pada tahun 2024. Terhitung turun 17,84�ri periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 5,93 triliun. n ec/erc/rmc

Berita Terbaru

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kerja sama Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur dengan HGI Research Centre dan BOKE Technology di bidang pendidikan, kecerdasan buatan …

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di …

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Ketika Ho-Peng Ikut Campur, Singkirkan Fakta Hukum

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 07:01 WIB

Oleh: Lansia 70 Tahun, yang Muak Lihat Hukum Diobral 1 .PEMBUKA: SIAPA ITU “HO- PENG”?* Dalam bahasa jalanan “hoping” itu calo. Calo tilang. Calo perkara. Calo…

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …