SURABAYAPAGI.com, Bilbao - Ada anti klimaks yang terjadi pada final UEFA Europa League 2024/2025 yang digelar di San Mames, Bilbao, Kamis (22/5/2025) dinihari WIB. Manchester United yang datang sebagai tim tak terkalahkan di kompetisi nomor dua ini di Eropa ini harus takluk dari Tottenham Hotspur, yang akhirnya mengakhiri puasa gelarnya selama 37 tahun. Bahkan, The Lilywhite, menjadi juara Europa League hanya dengan satu shots on target, yang berbuah gol kemenangan 1-0 atas The Red Devils.
Final Liga Europa dimainkan di San Mames pada Kamis (22/5) dini hari WIB. MU tampil menekan sejak menit awal. Sedangkan, kubu Tottenham mengincar peluang dari serangan balik dan bola mati.
Tottenham menang 1-0 dari gol yang dicetak Brennan Johnson pada menit ke-42. Pemain asal Wales itu menyambar umpan Pape Sarr. Bola sempat mengenai Luke Shaw sebelum masuk ke gawang.
Setelah tertinggal, MU menyerang total. Terutama pada babak kedua. MU tampil sangat dominan dan punya banyak peluang. Namun, pertahanan solid Tottenham jadi kunci yang membawa mereka menjadi juara Liga Europa.
Tottenham bermain sesuai gaya mereka yakni menunggu dan cenderung bertahan. Mereka seperti membiarkan MU menguasai bola, akan tetapi tidak dibiarkan masuk kotak penalti. Tottenham hanya punya penguasaan bola 27 persen!
Sementara, MU tampil dominan dengan 73 persen penguasaan bola. Setan Merah juga punya banyak peluang. Pasukan Ruben Amorim itu mampu melepas 16 shots, dengan enam tepat sasaran. MU tampil bagus, tetapi gagal bikin gol.
Terlepas dari taktik mereka di final, apa yang dicapai Tottenham di Liga Europa musim 2024/2025 adalah cerita indah. Bagi Gareth Bale, sukses ini akan membuat manajer Ange Postecoglou jadi legenda.
"Luar biasa untuk klub. Itu telah lama dinantikan. Senang untuk klub dan semua penggemar. Sekarang Ange turun sebagai manajer legendaris yang memenangi piala Eropa," kata Gareth Bale.
Dalam sejarah klub, Tottenham punya tiga trofi Liga Europa. Sebelumnya, mereka meraih gelar ini pada tahun 1972 dan 1984 lalu. Kini, penantian lama itu telah berakhir. Tottenham jadi juara Liga Europa lagi! ids/arm
Editor : Raditya Mohammer Khadaffi