SURABAYAPAGI.com, Jombang - Harga sejumlah komoditas pangan seperti cabai dan sayuran di Kabupaten Jombang mulai merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H. Salah satu penyebab kenaikan komoditas tersebut diduga dipicu faktor cuaca hujan deras.
Salah satu pedagang Pasar Mojoagung Sholehudin (40) mengungkap, jika harga cabai rawit dan cabai merah mulai merangkak naik. Menurutnya, hujan yang terus-menerus menyebabkan tanaman cabai rusak, sehingga pasokan terbatas.
”Harga cabai rawit yang sebelumnya Rp 20.000 per kilogram (kg) kini naik menjadi Rp 25.000 hingga Rp 26.000 kg. Untuk cabai merah besar, harga tembus hingga Rp 26.000 per kg,” terangnya, Senin (26/05/2025).
Lebih lanjut, dirinya pun memperkirakan harga cabai akan terus naik hingga Idul Adha. Tentu saja, kondisi ini membuat banyak pembeli mengurangi jumlah belanja mereka.
”Karena stok sedikit, otomatis harga ikut naik, sampai nanti pas hari raya kurban, harga pasti naik," katanya.
Sementara itu, di Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang, sejumlah harga sayuran juga melonjak tajam. Dalam sepekan terakhir harga tomat naik dari Rp 10.000 menjadi Rp 18.000 per kg, timun dari Rp 6.000 ke Rp 15.000 per kg, dan bawang bombay dari Rp 25.000 melonjak ke Rp 40.000 per kg.
Tak hanya itu, harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan tipis, dari Rp 25.000 menjadi Rp 26.000 per kg. ”Pembeli banyak yang kaget dengan kenaikan mendadak harga tomat, timun, dan bawang bombay. Biasanya mereka beli banyak, sekarang beli seperlunya,” ujar salah satu pedagang setempat, Rahayu (48).
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang Suwignyo mengatakan, fluktuasi harga komoditas pangan jelang Idul Adha masih dalam batas wajar. Sehingga, dengan kondisi ini, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan bijak dalam berbelanja menghadapi momen Idul Adha 1446 H. jb-01/dsy
Editor : Desy Ayu