Jazz, Sejarah, dan Senja di Pelabuhan: Tanjung Perak Jazz 2025 Tawarkan Festival Rasa Nostalgia

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya — Menikmati alunan musik jazz sembari menyusuri jejak sejarah perjuangan bangsa? Itulah pengalaman unik yang ditawarkan dalam Tanjung Perak Jazz (TPJ) 2025 yang berlangsung di halaman Museum Pusat TNI AL Jalesveva Jayamahe, Surabaya.

Gelaran ini bukan sekadar konser biasa. Di tengah semilir angin pelabuhan, pengunjung disambut pertunjukan musik dari musisi kenamaan seperti Barry Likumahuwa, Dudy Oris, hingga Celia Noreen, yang tampil di empat panggung berbeda: Main Stage, Hanggar Stage, Tank Stage, dan Lokomotif Stage.

Namun daya tarik TPJ 2025 tak berhenti di musik. Tahun ini, festival jazz khas Surabaya itu menghadirkan sentuhan istimewa lewat "Living History" — sebuah pertunjukan teatrikal yang menghidupkan kembali momen penting dalam sejarah bangsa, termasuk kilas balik Pertempuran Surabaya 1945.

“Kami ingin jazz tidak hanya didengar, tapi juga dirasakan. Musik menjadi pintu masuk untuk mengenal sejarah bangsa,” ujar Indah Kurnia, penggagas SPJ.

Indah menyebut, pemilihan museum sebagai lokasi utama festival tahun ini dimaksudkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, bisa belajar sejarah melalui cara yang lebih menyenangkan dan berkesan.

Di balik panggung dan irama saxophone, pengunjung bisa melihat langsung pemeragaan barisan Tentara Keamanan Rakyat Laut, laskar rakyat, serta deretan koleksi senjata dan perlengkapan perang dari masa kemerdekaan yang dibawa langsung dari museum.

Yudo Ponco Ari, Kepala Museum Pusat TNI AL, menegaskan bahwa pertunjukan ini bukan sekadar nostalgia, tapi juga bentuk edukasi yang hidup.

“Dengan sentuhan visual dan cerita nyata, sejarah terasa lebih dekat, lebih menyentuh,” ujarnya.

Selain penampilan jazz dan living history, TPJ 2025 yang digelar sejak 14 Juni juga menyambangi sejumlah titik kota, seperti Kya-Kya Embong Jepun, Kota Lama, dan Omahkurasi, menjadikan Surabaya bukan sekadar kota industri, tapi kota yang merayakan warisan budaya dan seni musik.

Dengan dukungan dari BNI, TPJ 2025 membuktikan bahwa jazz bukan hanya musik orang dewasa, tapi juga bisa menjadi media intergenerasi untuk menyatukan semangat nasionalisme, kreativitas, dan hiburan yang berkelas.

Seperti kata panitia, “Jazz’no Suroboyo bukan hanya slogan. Ia adalah semangat untuk mencintai tanah air lewat nada.”

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…