Kisah Sukses Shubkhi Basyar, Menyulap Limbah Jadi Komoditas Ekspor

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Shubkhi Basyar bersama sang istri, Amanda usai pelepasan ekspor perdana pakan ternak ke Malaysia. SP/M Aidid
Shubkhi Basyar bersama sang istri, Amanda usai pelepasan ekspor perdana pakan ternak ke Malaysia. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Shubkhi Basyar tampak sibuk di kantor sederhana miliknya di Jalan Sindujoyo Gresik. Penampilan Laki-laki 33 tahun itu tak ada kesan bahwa ia adalah bos dari sebuah perusahaan yang produknya kini menembus pasar internasional.

Shubkhi, atau yang akrab disapa Kaji Uki, merupakan seorang pengusaha muda asal Kelurahan Kroman, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Meskipun dari keluarga pengusaha pengrajin songkok, namun Kaji Uki memilih merintis usaha di bidang lain dari pada menjadi penerus bisnis orang tua.

Meski, bisa dikatakan baru diskala UMKM, namun usahanya yang dirintis sendiri sejak 2018, bermodalkan semangat, keberanian, dan uang Rp10 juta, kini menjelma menjadi pahlawan devisa negara dari Kabupaten Gresik.

“Modal besar itu penting, tapi yang lebih penting adalah tahan banting. Kalau nyerah, nggak akan sampai ke sini,” kata Kaji Uki, Senin (23/6/2025).

Perjalanan Kaji Uki tidak mulus. Memulai usaha di Indonesia, katanya, tidak cukup hanya dengan kerja keras. Di lapangan, ia harus berhadapan dengan peta bisnis yang sering kali diwarnai persaingan tidak sehat, relasi kekuasaan, dan dominasi pemain lama.

“Untuk usaha parkir saja di negeri ini butuh kenalan. Apalagi limbah, banyak yang sudah dikuasai. Kita harus bisa masuk lewat celah kecil yang tersisa,” ujarnya.

Kaji Uki memilih jalur yang jarang dilirik, mengolah limbah menjadi produk bernilai ekspor. Dia memulai dari arang sekam padi yang selama ini dianggap sampah bagi petani. Namun di tangan Kaji Uki, arang sekam padi justru diminati Jepang dan Korea.

“Sampai sekarang ekspor arang sekam masih jalan. Permintaan terus ada dan terus meningkat,” katanya.

Dari situ, Dia mulai melebarkan sayap. Kaji Uki melirik limbah pertanian dan limbah industri di Gresik, termasuk kulit coklat, tongkol jagung, dan dedak padi, yang ternyata bisa diracik menjadi pakan ternak dengan nilai gizi tinggi.

Kaji Uki melakukan uji coba sendiri dan menemukan campuran terbaik untuk meningkatkan bobot sapi.

Namun, mendapatkan limbah dari industri besar bukan hal yang mudah. Kaji Uki harus bersaing dengan pengusaha yang sudah lebih dulu bercokol. Dia menyebut, untuk bisa mendapat pasokan, perlu melakukan pendekatan dan negosiasi yang tak sebentar.

“Kalau nggak cerdik dan nggak sabar, ya nggak dapat bahan. Saya harus sering bolak-balik, menjelaskan manfaatnya, dan meyakinkan mereka,” tuturnya.

Hasil usahanya mulai membuahkan hasil. Pada Selasa, 24 Juni 2025, Uki dijadwalkan melakukan ekspor perdana pakan ternak olahan limbah ini sebanyak 9 ton ke Malaysia. Produk tersebut akan dilepas langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Bea Cukai dari halaman Kantor Pemkab Gresik.

“Kami sudah kontrak. Total kebutuhan Malaysia sekitar 350 ton. Pengiriman akan kami lakukan bertahap,” ujar Kaji Uki.

Usahanya bernaung di bawah PT Aji Bakuh Anugerah (ABA) yang ia kelola bersama istrinya. Sang istri, yang semula bekerja di BUMN, memilih mengundurkan diri untuk ikut mengembangkan usaha ini.

Keduanya membangun bisnis dengan semangat bersama untuk memanfaatkan limbah, mengurangi sampah, dan menghasilkan manfaat ekonomi.

Kini, Kaji Uki mempekerjakan 14 orang, mayoritas warga sekitar. Ia juga menjalin kemitraan dengan kelompok usaha pengolahan limbah pertanian di wilayah Gresik dan Lamongan.

Bagi Kaji Uki, menjadi pengusaha bukan sekadar soal keuntungan. Dia ingin usahanya membuka peluang bagi warga di lingkungannya. Dia membuktikan bahwa pengusaha muda dengan modal pas-pasan tetap bisa melangkah jauh.

“Usaha ini memang dari limbah, Tapi bagi saya, limbah bukan barang sisa. Limbah itu peluang,” ujarnya sambil tersenyum. grs

Berita Terbaru

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kuasa hukum Edy Susanto Santoso mengatakan akan menempuh upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Madiun dalam per…

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pesantren tak cukup hanya kuat dalam dakwah dan pendidikan. Kemandirian ekonomi juga dinilai menjadi fondasi penting agar p…

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil menggila dan sukses mengamankan kemenangan telak 6-0 atas PSBS Biak, dalam pertandingan lanjutan P…

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…