Polrestabes Surabaya Tindak Oknum Polisi Diduga Peras Mahasiswi Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan dikantornya. SP/Ist
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan dikantornya. SP/Ist

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya akhirnya angkat bicara terkait kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum anggotanya terhadap sepasang anak muda asal Sidoarjo. Oknum bersangkutan kini sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan internal.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan, membenarkan bahwa pihaknya telah menangani kasus tersebut. “Yang bersangkutan sudah kami amankan, sudah kami mintai keterangan juga,” ujar AKP Rina saat dikonfirmasi, Selasa (24/6/2025).

Diketahui, korban dalam kasus ini adalah Kirana Vanessya (23), mahasiswi asal Tambak Sumur, Sidoarjo, yang bersama temannya Rayhan diduga diperas oleh seorang anggota polisi aktif yang mengaku sedang menjalankan operasi gabungan.

Oknum berseragam itu diduga meminta uang secara paksa hingga Rp 7 juta setelah menuduh keduanya melakukan pelanggaran di dalam mobil. Uang ditarik langsung oleh korban dari ATM di sebuah minimarket di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, atas perintah pelaku.

Menanggapi hal tersebut, AKP Rina menegaskan bahwa Polrestabes Surabaya akan bersikap tegas. “Kami tidak akan menoleransi perilaku anggota yang mencederai kepercayaan publik,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa proses penanganan dilakukan oleh gabungan tim dari Propam dan unit penyidik. “Propam dan penyidik akan menangani kasus ini secara profesional. Tidak ada kompromi terhadap pelanggaran berat seperti ini,” imbuhnya.

Meski identitas lengkap oknum belum dirilis ke publik, sumber internal menyebutkan bahwa pelaku berinisial Bripka H, dan masih aktif berdinas di lingkungan Polrestabes Surabaya.

Langkah tegas Polrestabes ini mendapat sorotan publik, terlebih kasus ini mencuat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79, momen yang semestinya menjadi refleksi peningkatan integritas Polri.

Hingga saat ini, kasus masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan bukti. Pihak keluarga korban berharap agar proses hukum benar-benar ditegakkan hingga ke ranah pidana, bukan sekadar sanksi etik semata. Ad

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Hentikan Pembangunan Rumah Kos Langgar Perizinan di Kandangan Jaya

Pemkot Surabaya Hentikan Pembangunan Rumah Kos Langgar Perizinan di Kandangan Jaya

Rabu, 28 Okt 2026 11:25 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti adanya dugaan pelanggaran perizinan dan struktur bangunan yang tidak sesuai standar di rumah kos enam lantai di…

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Tekan Lonjakan Kasus Demam Berdarah, Pemkab Pamekasan Gencarkan PSN

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya dalam menekan kasus demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, terus berkomitmen dengan…

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Dukung Aktivitas dan Kenyamanan Dagang, Pemkab Probolinggo Revitalisasi Pasar Bertahap

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, berusaha mendorong aktivitas…

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti pascapenahanan SY kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut setelah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan…

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…