Sweeping Jam Malam di Surabaya Diundur, Berlaku Mulai Kamis 3 Juli

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eri Cahyadi Wali kota Surabaya. SP/Achmad Adi
Eri Cahyadi Wali kota Surabaya. SP/Achmad Adi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Pemerintah Kota Surabaya akan memberlakukan jam malam bagi anak-anak dan remaja yang berkeliaran tanpa pengawasan orang tua mulai Kamis malam, 3 Juli 2025. Kebijakan ini diberlakukan untuk menekan angka kenakalan remaja dan menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan jam malam akan melibatkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) di tingkat RW. Satgas ini bertugas melakukan pengawasan dan penertiban di wilayah masing-masing.

“Jam malam kami membentuk Satgas. Satgas itu nanti akan terbentuk di setiap RW. Kami buatkan SK untuk masing-masing RW. Setelah semuanya siap, maka kami akan turun pada Kamis malam, 3 Juli 2025,” ujar Eri, Rabu (2/7/2025).

Dalam pelaksanaannya, Wali Kota Eri menyampaikan bahwa pemerintah masih memberikan toleransi terhadap anak-anak yang berada di luar rumah dengan alasan belajar. Namun, alasan tersebut harus dapat dibuktikan secara langsung dengan menghubungi orang tua yang bersangkutan.

“Kalau ada anak yang keluar malam untuk belajar, ya harus jelas. Tapi kalau sudah jelas berboncengan bertiga, laki-perempuan tanpa pakai helm, yang perempuan duduk di tengah, atau ketahuan pacaran di taman orang tuanya tahu atau tidak? Itu yang nanti kita amankan,” tegasnya.

Remaja yang kedapatan melanggar aturan akan diamankan dan diantarkan langsung ke rumah masing-masing. Petugas akan mengambil dokumentasi saat penyerahan ke orang tua sebagai bentuk teguran dan edukasi.

“Nanti kita foto bareng dan berikan ke orang tuanya. Karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Perubahan budaya harus melibatkan orang tua, sekolah, lingkungan, dan pemerintah,” lanjut Eri.

Ia juga menegaskan bahwa lokasi sweeping akan difokuskan di area taman-taman kota, tempat yang sering digunakan untuk nongkrong hingga larut malam.

“Yang kita lakukan di jam malam itu sweeping di taman-taman. Kalau malam-malam masih di taman, tidak ada orang tuanya, ya saya suruh pulang,” pungkasnya.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Surabaya berharap peran keluarga, sekolah, dan lingkungan semakin kuat dalam membentuk karakter dan kedisiplinan generasi muda. Ad

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…