SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menegaskan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terutama pada poin pemberantasan narkoba.
Komitmen ini menjadi bagian dari upaya menyelamatkan masa depan generasi muda dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa pihaknya akan fokus menutup seluruh jalur masuk narkotika ke wilayah Jawa Timur.
Ia juga menekankan bahwa perang terhadap narkoba merupakan harga mati yang tidak bisa dikompromikan oleh negara manapun, termasuk Indonesia.
“Permasalahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba ini menjadi atensi serius dari Bapak Presiden Prabowo Subianto dan tertuang dalam program Asta Cita. Karena itu, Polda Jatim akan all out dalam memerangi narkoba,” tegas Abast, Jumat (11/7/2025).
Ia menjelaskan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah memberikan perhatian khusus terhadap persoalan ini.
Seluruh jajaran kepolisian diminta untuk tidak hanya menindak, tetapi juga memutus mata rantai peredaran narkoba dari hulu hingga hilir.
Abast menambahkan, Ditresnarkoba Polda Jatim bersama para stakeholder akan terus bekerja sama menutup akses masuk narkoba dari jaringan internasional, baik melalui jalur laut, udara, maupun darat.
"Meski jalur laut menjadi tantangan tersendiri, Polda Jatim akan terus menindak tegas para pelaku penyelundupan narkoba hingga ke akar-akarnya," ujarnya.
Menurutnya, penegakan hukum tidak bisa hanya bersifat reaktif. Oleh karena itu, strategi pencegahan, penindakan, dan pemulihan terhadap penyalahgunaan narkoba akan terus diperkuat.
"Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Sinergi semua pihak sangat diperlukan agar Indonesia benar-benar bebas dari ancaman narkoba," pungkas Abast. Ad
Editor : Moch Ilham