Hingga Akhir Juli, Pemkot Malang Gercep Salurkan Seragam Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyerahkan secara langsung seragam gratis kepada siswa baru jenjang SD dan SMP di SMA. SP/ MLG
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyerahkan secara langsung seragam gratis kepada siswa baru jenjang SD dan SMP di SMA. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Hingga akhir bulan Juli, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang gercep menyalurkan seragam gratis kepada 13.796 siswa baru jenjang SD dan SMP sejak kemarin (15/07/2025)

Bertempat di SMP Negeri 6 Malang, pada tahap awal ada 1.000 seragam yang disalurkan. Proses penyaluran ditargetkan tuntas akhir Juli mendatang.

Sementara itu, adanya penyaluran seragam dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Selain itu juga untuk merealisasikan janji prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.

”Saya menerima banyak keluhan mengenai seragam sekolah yang disampaikan secara langsung, melalui akun media sosial, maupun lewat akun pemkot,” tutur Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Rabu (16/07/2025).

Banyak masyarakat yang masih kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sekolah. Seperti seragam hingga kebutuhan alat tulis. Karena itu, pihaknya pun menyalurkan seragam sekolah secara gratis. Bentuknya berupa kain untuk dua setel seragam merah-putih dan Pramuka.

Sasaran penyalurannya 7.159 siswa baru jenjang SD dan 6.637 siswa baru jenjang SMP. Wahyu berharap bantuan seragam yang diberikan pemkot bisa mengurangi beban wali murid.

”Setelah mendapat kain, orang tua bisa menjahit sesuai ukuran badan anak masing-masing,” imbuh dia.

Selain seragam gratis untuk siswa baru, pemkot juga membagikan seragam kepada siswa kelas 2 sampai 6 pada jenjang SD dan kelas 7 sampai 9 jenjang SMP. Namun jumlahnya masih terbatas bagi 2.840 siswa karena menyesuaikan kemampuan APBD.

Untuk mendapatkan bantuan itu, wali murid mengajukan melalui sekolah masing-masing. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana menambahkan, pihaknya melakukan penyaluran secara bertahap karena proses pengadaan seragam terbilang mendadak.

Alokasi anggaran untuk seragam dilakukan setelah pasangan kepala daerah di Kota Malang dilantik pada Februari 2025.

”Karena waktu yang mepet, yang diberikan untuk siswa baru berupa kain,” terang Suwarjana.

Ke depan, pihaknya berencana melakukan evaluasi agar penyaluran seragam gratis bagi siswa baru juga bisa dianggarkan dalam APBD murni 2026.

Dengan cara itu, siswa baru bisa langsung membawa pulang kain seragam setelah daftar ulang. Dan bagi siswa yang kesulitan membeli seragam tambahan, seperti batik, bisa menyampaikan ke pihak sekolah.
”Supaya bisa dipertimbangkan oleh sekolah dan ada subsidi silang,” tandasnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…