Gus Anas Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Penggerak Koperasi dari Gubernur Jawa Timur

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Anas Al Khifni saat memberikan sambutan dalam berbagai kesempatan dalam pengelolaan Koperasi di Lamongan.  FOTO:SP/MUHAJIRIN
Gus Anas Al Khifni saat memberikan sambutan dalam berbagai kesempatan dalam pengelolaan Koperasi di Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan — Kiprah Anas Al Khifni Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD), Paciran Lamongan, dalam membangkitkan semangat ekonomi kerakyatan melalui koperasi, mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi ke-78 dan Roadshow Sergapp, serta Pembukaan Pasar Rakyat UMKM Explore Provinsi Jawa Timur, di Stadion Letjend H. Soedirman Bojonegoro, Gubernur Khofifah Indar Parawansa secara resmi, menganugerahkan penghargaan kepada Anas Al Khifni sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Jawa Timur 2025, Kamis (17/7/2025) 

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Gus Anas, dalam membina dan mengembangkan ekosistem koperasi di lingkungan pesantren, serta komunitas alumni santri melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi. 

Sebagai Direktur Perekonomian di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Gus Anas dikenal aktif mendorong lahirnya koperasi pesantren, koperasi desa, toserba yang terus merambah ke berbagai daerah, serta program pelatihan kewirausahaan berbasis koperasi modern.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut tokoh-tokoh seperti Gus Anas, sebagai pelita yang menerangi jalan pemberdayaan ekonomi rakyat, alumni dan santri di tengah tantangan zaman.

"Kita butuh lebih banyak tokoh seperti Gus Anas, yang tidak hanya bicara koperasi sebagai teori, tetapi turun langsung ke lapangan membina dan menggerakkan. Spirit koperasi hidup di tangan-tangan mereka," kata Khofifah.

Khofifah menyebutkan status badan hukum Koperasi Merah Putih di Jawa Timur paling cepat diantara seluruh provinsi di Indonesia, jumlahnya paling banyak.

Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi dengan semangat berkobar menyampaikan bahwa, program Koperasi Desa Merah Putih adalah program tanggung jawab bersama semua pihak kepada republik. Sebab koperasi adalah semangat dan cita cita negara ini didirikan.

Mengingat tujuan negara didirikan adalah adil dan makmur, bukan makmur dan adil. Maka tidak ada kemakmuran tanpa keadilan. Oleh karena itu Budi Arie menyebut bahwa koperasi adalah alat perjuangan rakyat.

Gus Anas Al khifni dihubungi surabayapagi.com, di tengah menjalankan ibadah umroh melalui sambungan selulernya mengaku bersyukur atas penghargaan yang didapat, semoga penghargaan ini menjadi spirit semua bisa menjadi inspirasi sebagai apresiasi atas ikhtiar dirinya yang terus bergerak untuk mengembangkan koperasi santri, koperasi masyarakat dan koperasi merah putih.

"Alhamdulillah ini semua berkat kerja keras tim Hebat Perekonomian PPSD, dan seluruh stakeholder PPSD dengan koperasi desa di Jawa timur," kata Gus Anas saat dihubungi surabayapagi.com di tengah-tengah menjalankan umroh di tanah suci.

Disebutkannya keberhasilan koperasi yang ia pimpin, semata-mata karena kerja keras, kerja kompak dengan sistem yang baik. " "Kalau kita kompak dan dibuat dengan sistem yang baik ( terencana, terstruktur dan terawasi) insyaallah kedepan akan lebih baik, dan kita akan bisa bersinergi dengan semua kalangan dan semuanya akan mandiri," ujarnya.

Sementara itu, acara koperasi di Bojonegoro ini diikuti oleh ribuan peserta dari 38 kabupaten/kota se Jatim dan dimeriahkan dengan berbagai agenda, mulai dari pagelaran tari kolosal, Expo Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Fun Walk, Pasar Rakyat, serba berbagai pertunjukan seni.jir

Berita Terbaru

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Sekolah Rakyat Jawa Timur…

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi keberhasilan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang semakin mengukuhkan…

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mulai menyoroti…