Diduga Langgar Prosedur Penanganan Anak, Kasatreskrim Polres Madiun Dilaporkan ke Propam Polda Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kuasa hukum J menunjukan bukti pelaporan di depan bid propam Polda Jatim. SP/ Achmad Adi
Kuasa hukum J menunjukan bukti pelaporan di depan bid propam Polda Jatim. SP/ Achmad Adi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang anak di bawah umur di Kabupaten Madiun memasuki babak baru. Kuasa hukum terlapor, Anies Prijo Ansharie, secara resmi melaporkan Kasatreskrim dan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kabupaten Madiun ke Bidang Propam Polda Jatim, Jumat siang (18/7/2025).

Langkah tersebut diambil lantaran Anies menilai proses penyidikan terhadap kliennya berinisial J (15 tahun) tidak sesuai dengan prosedur hukum, khususnya dalam perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

“Jadi begini, bahwa klien saya J itu dilaporkan karena penganiayaan. Dia masih di bawah usia 18 tahun, kejadian tanggal 8 Mei 2025. Pemeriksaan dilakukan pada 29 Mei, tapi kami tidak menerima surat panggilan. Tanggal 23 Juni klien saya juga dimintai keterangan, lagi-lagi tanpa surat panggilan. Ini tidak profesional dan melanggar Undang-undang,” ujar Anies di Mapolda Jatim.

Anies mengungkapkan, pemeriksaan terhadap anak semestinya dilakukan dengan pendampingan petugas dari Balai Pemasyarakatan (Bapas), sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, menurutnya, hal itu diabaikan oleh penyidik.

“Ternyata pada waktu pemeriksaan, karena anak di bawah umur itu wajib didampingi oleh Bapas, terus kemudian harus ada polisi memberikan bantuan hukum kepada anak di bawah umur, itu tidak dilakukan,” imbuhnya.

Tak hanya soal prosedur pemeriksaan, Anies juga mempersoalkan aspek administratif dalam proses penyidikan. Ia menyoroti adanya kejanggalan pada surat yang dikeluarkan pihak kepolisian, termasuk ketidaksesuaian nama pejabat yang menandatangani dokumen.

“Ada dugaan, (Kasatreskrim) apakah namanya Prabobwo atau Prabowo? Maka dalam surat pengaduan kami tetap menuliskan sesuai tanda tangan yang tertera, yaitu Prabobwo,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan adanya ketidaksesuaian antara dasar hukum yang tercantum dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dengan isi narasi surat tersebut.

“Antara angka 1 huruf C dengan angka 2 tidak match. Jadi di surat ini Kasat telah tidak profesional dalam melakukan kegiatannya, dalam melakukan proses penyidikannya. Maka kami laporkan (Kasatreskrim dan Penyidik) ke Kabidpropam Polda Jatim agar dilakukan tindakan hukum,” tegas Anies.

Perkara ini bermula dari peristiwa pada 8 Mei lalu, ketika J mengendarai motor dan ditabrak dari samping oleh seorang perempuan yang sedang mendorong gerobak berisi kotoran sapi. Insiden itu kemudian berkembang menjadi konflik yang memunculkan dugaan penganiayaan.

“Kotoran hewan itu dilemparkan ke muka terlapor yang dilaporkan ini. Terus kemudian J berhenti akan menanyakan kenapa, tapi pada waktu itu korban merunduk kelihatan akan mengambil batu, nah pikirannya itu akan melempar, J lari. Nah setelah lari ternyata ibu-ibu itu juga melempar, nah pada waktu melempar lari-lari itu dia jatuh,” tutup Anies.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Polres Kabupaten Madiun maupun Polda Jatim terkait laporan ini. Ad

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…