Dishub Kota Malang Evaluasi Efektivitas Penerapan Sistem Parkir Non Tunai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengguna layanan parkir di Kota Malang, Jawa Timur dengan pembayaran non tunai. SP/ MLG
Pengguna layanan parkir di Kota Malang, Jawa Timur dengan pembayaran non tunai. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Mengenai Penerapan dan pemanfaatan sistem parkir non tunai yang sudah berjalan di sejumlah lokasi Kota Malang, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat pun mulai melakukan evaluasi efektivitas tersebut.

"Pemasangan QRIS sebagai edukasi kepada masyarakat dan juru parkir untuk menggunakan pembayaran non tunai, tetapi kondisi di lapangan (pemanfaatan) masih rendah," ujar Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra, Kamis (24/07/2025).

Lanjutnya, minimnya penggunaan sistem pembayaran parkir dengan non tunai atau dengan sistem kode batang ini karena titik pemasangan yang kurang strategis. Kondisi itu tentu akhirnya membuat masyarakat merasa enggan untuk menggunakan model pembayaran digital.

"Kalau posisi (kode batang) sekitar 20-30 meter pengendara enggan berjalan ke tempat itu untuk melakukan pemindaian," ucapnya.

Oleh karenanya, pihaknya menyiapkan upaya optimalisasi sistem pembayaran digital dengan cara memindahkan lokasi pemasangan kode batang. Kemudian, sehingga opsi pemanfaatan keberadaan juru parkir untuk membawa kertas bergambar kode batang bisa lebih fleksibel dan memudahkan masyarakat membayar tarif parkir.

Diketahui, strategi yang disusun ini bertujuan untuk merealisasikan target penerimaan retribusi parkir pada 2025 yang sebesar Rp17 miliar. Angka itu sudah termasuk dari sektor parkir tepi jalan khusus senilai Rp5,5 miliar.

Selain itu, Widjaja menambahkan bahwa optimalisasi pemanfaatan parkir non tunai nantinya akan ditunjang dengan terbitnya perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Tempat Parkir yang saat ini masih dibahas bersama DPRD Kota Malang.

"Kami berharap sebelum akhir tahun perda yang soal parkir itu bisa selesai (disahkan). Lalu, sistem pembayaran dan manajemen parkir kami perbaiki total," kata dia. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…