Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Bupati Gus Barra dan Tim Gabungan Gelar Razia di Pasar Pandan

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra atau Gus Barra bersama tim gabungan saat menggelar operasi terkait penjualan rokok ilegal di Pasar Pandan, Pacet.
Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra atau Gus Barra bersama tim gabungan saat menggelar operasi terkait penjualan rokok ilegal di Pasar Pandan, Pacet.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus berupaya dalam memerangi penyebaran rokok ilegal di wilayahnya. 

Kali ini, Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra atau Gus Barra bersama Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Sidoarjo Rudy Hery Kurniawan, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf M. Rully Noriza dan Kajari Kabupaten Mojokerto Endang Tirtana menggelar operasi terkait penjualan rokok ilegal.

Pelaksanaan operasi pasar tersebut, menyasar Pasar Pandan Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Bupati Gus Barra pun mendatangi langsung 6 kios yang menjadi target operasi pasar untuk pengecekan rokok yang dijual di toko itu.

Dalam operasi pasar ini, Gus Barra mengecek rokok ilegal dengan ciri-ciri seperti rokok polos atau tanpa pita cukai, rokok dengan pita cukai bekas, rokok dengan pita cukai berbeda, dan rokok dengan pita cukai palsu.

Selain itu, pelaksanaan operasi bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pedagang dan masyarakat terhadap penggunaan rokok legal serta meminimalkan peredaran rokok ilegal di wilayah tersebut. 

Disamping juga sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menegakkan hukum sesuai dengan UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Gus Barra mengungkapkan, bahwa pelaksanaan operasi ini merupakan  komitmen Pemkab Mojokerto dalam memberantas peredaran rokok ilegal.

"Hari ini, saya beserta Kepala Bea Cukai Sidoarjo, Dandim dan Kajari mengunjungi 6 titik di pasar Pandan, hasilnya masih kita temukan penjualan rokok ilegal. Barang bukti sudah diamankan dan kita serahkan kepada bea cukai," ucap Bupati Gus Barra Senin, (11/8/2025) pagi.

Lanjut Gus Barra, selain melaksanakan operasi pasar, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar dapat membantu dalam memberantas rokok ilegal.

"Tadi sekaligus kita melakukan sosialisasi supaya para pedagang nanti bisa membantu kita dalam mencegah peredaran rokok ilegal. Dari pengetahuannya nanti supaya bisa memberikan informasi kepada para pembeli rokok di tokonya masing-masing," jelasnya.

Selain itu, Bupati juga menjelaskan tersebarnya rokok ilegal di tengah masyarakat, bisa berdampak  terhadap kerugian negara dan masyarakat.

"Kalau pemasukan negara ini kurang, tentu yang dirugikan adalah masyarakat karena pemasukan ini dipakai untuk pembiayaan-pembiayaan pelayanan kepada masyarakat," bebernya.

Sehingga, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto mengajak seluruh masyarakat di Bumi Majapahit untuk bersama-sama dalam memerangi peredaran rokok ilegal wilayahnya.

"Kita berharap bisa saling menjaga dan saling mengingatkan. Kita sosialisasikan seluas-luasnya terkait dengan bagaimana tanda-tanda dari rokok yang ilegal tersebut, sekaligus masyarakat juga harus tahu bahwa ada hukumnya ketika masyarakat ini memproduksi,membeli, ataupun menjual rokok yang ilegal," jelasnya.

Sementara itu, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Sidoarjo Rudy Hery Kurniawan menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi salah satu strategi penting dalam menekan laju peredaran rokok tanpa pita cukai yang sah.

"Di Mojokerto masih kita temukan peredaran rokok ilegal. Mereka menjual dengan sistem hit and run menggunakan sepeda motor untuk mengelabui petugas," ujar Rudy.

Ia mengingatkan bahwa menjual atau mengedarkan rokok ilegal bukan hanya pelanggaran administratif, tapi juga tindak pidana. Undang-Undang Cukai secara tegas mengatur bahwa pelanggaran ini dapat dikenakan sanksi penjara hingga 5 tahun.

“Kami menghimbau para pedagang untuk tidak menjual rokok ilegal karena risikonya sangat besar. Ini melanggar ketentuan perundang-undangan dan bisa berujung pada hukuman pidana yang berat,” jelasnya.

Selain aspek hukum, peredaran rokok ilegal juga memberikan dampak ekonomi negatif. Ia menyebutkan bahwa semakin banyak rokok ilegal di pasaran, semakin kecil pula kontribusi dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima daerah. 

Padahal, dana tersebut digunakan untuk membiayai berbagai program publik, termasuk penanggulangan dampak buruk konsumsi rokok.

“Dana bagi hasil cukai itu penting untuk masyarakat. Kalau rokok ilegal dibiarkan beredar luas, dana itu akan berkurang. Ini merugikan daerah, terutama untuk kegiatan penanggulangan dampak negatif rokok,” ungkapnya.

Rudy menegaskan, perang melawan rokok ilegal bukan hanya tugas aparat penegak hukum. Masyarakat juga memiliki peran vital, terutama sebagai konsumen yang cerdas dan peduli hukum.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mengkonsumsi rokok ilegal. Rokok ilegal itu tidak hanya berbahaya untuk kesehatan, tapi juga merugikan negara dan merampas hak-hak petani tembakau serta pelaku UMKM rokok legal,” pungkasnya. 

Diketahui, pada pelajaran operasi kali ini juga turut dihadiri, Kepala Satpol PP Kabupaten Mojokerto Eddy Taufiq dan jajaran Forkopimca Pacet. Dwi

Berita Terbaru

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Merespon hasil survey lembaga penelitian tentang kenaikan elektabilitas Partai Gerindra, Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra …

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Senam jurus Kampung Pesilat tak sekadar menjadi aktivitas olahraga bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun mul…

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pesatnya investasi dan industrialisasi di Kabupaten Gresik menghadirkan tantangan baru mampukah pendidikan lokal menyiapkan tenaga k…

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi banjir Sidoarjo yang kerap terjadi di wilayah…

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Polres Madiun Kota belum memberikan penjelasan terkait persoalan meter air di Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. Hingga Selasa (…

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memberikan Bantuan Biaya Perkuliahan/Pendidikan bagi warga Surabaya. Tahun ini, sebanyak…