Tertibkan Aktivitas Jual Beli, Pemkab Tata Ulang Kawasan Wisata Kuliner Pinka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Kawasan Kuliner Pinka di Tulungagung dipenuhi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang belum tertata di bahu jalan. SP/ TLG
Kondisi Kawasan Kuliner Pinka di Tulungagung dipenuhi sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang belum tertata di bahu jalan. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya menata ulang kawasan kuliner Pinka, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, membentuk langkah awal paguyuban pedagang kaki lima (PKL) sebagai wadah resmi pengelolaan dan pembinaan pedagang agar aktivitas jual-beli lebih tertib dan teratur.

Adanya pembentukan paguyuban pedagang telah disepakati dalam rapat lintas instansi bersama perwakilan pedagang. Dan targetnya, paguyuban resmi terbentuk pada akhir Agustus 2025.

"Penataan PKL di Kawasan Kuliner Pinka ini sudah mendapat persetujuan penuh dari Bupati Tulungagung. Dengan paguyuban, pemerintah bisa menjangkau seluruh PKL untuk program pembinaan UMKM," jelas Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Tulungagung Slamet Sunarto, Rabu (13/08/2025).

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan jika paguyuban yang dibentuk hanya satu dan wajib diikuti seluruh PKL di kawasan tersebut. Dan setelah terbentuk, pemerintah akan melakukan rapat finalisasi untuk mengidentifikasi kebutuhan pedagang.

Sehingga, adanya keberadaan paguyuban akan mempermudah pengurusan perizinan lokasi usaha yang tidak dapat dilakukan atas nama perorangan. Diketahui, saat ini sudah ada 160 pedagang yang sepakat bergabung. 

Jumlah ini bisa bertambah sesuai ketersediaan ruang setelah penataan. Sedangkan penataan kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, ketertiban, dan perputaran ekonomi lokal. tl-01/dsy

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …