SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel oleh KPK, sontak menyita perhatian nitizen juga. Ini bukan hanya karena posisinya sebagai pejabat negara, tetapi juga karena jejak digitalnya yang pernah lantang menuntut hukuman mati bagi koruptor.
Dalam sebuah tayangan ILC tahun 2024 kini kembali viral. Saat itu, Noel dengan tegas menyebut rasa muaknya terhadap “politisi tua yang korup” dan menyerukan regenerasi politik. Bahkan, ia sempat menyebut kehadiran Gibran Rakabuming sebagai calon wakil presiden kala itu sebagai bentuk perlawanan terhadap praktik korupsi.
Lebih jauh, rekam jejaknya menunjukkan konsistensi dalam mengkritik korupsi. Pada diskusi bertajuk Relawan Jokowi Bicara Reshuffle Kabinet yang digelar RMOL pada Desember 2020, Noel bahkan menyebut korupsi sebagai “musuh terbesar bangsa” dan menegaskan perlunya hukuman mati bagi koruptor .
Ia juga pernah menandatangani pakta integritas bersama Kepala BP2MI, Benny Ramdani, yang salah satu isinya menyebut bahwa pejabat negara yang terbukti korupsi layak dihukum mati dan seluruh hartanya disita.
“Berani gak kita sama-sama bikin pakta integritas, kalau nipu rakyat, hukum mati, kalau korupsi, hukum mati. Berani gak? Saya akan mengajak siapapun nanti kandidat untuk bikin pakta integritas, kalau korup, siap dihukum mati, kan gitu," ucap Noel dalam video yang dibagikan akun X @vaniepink.
Komentar netizen pun bermunculan dengan nada satire hingga sindiran tajam. Seorang pengguna X menulis, “Saya buka lagi jejak digital Immanuel Ebenezer alias Noel yang pernah bilang muak dengan politisi koruptor ternyata dia sendiri yang ditangkap KPK.”
Pengguna lainnya menambahkan, “Semoga saja Bung Noel jadi pioneer pertama yang menerima hukuman mati sesuai dengan apa yang dulu dia perjuangkan.”
Tak sedikit pula yang meminta Presiden Prabowo untuk menuruti permintaan Noel agar koruptor dihukum mati. “Ini momentun Bagus Pak @prabowo, coba dengarkan pernyataan anak buah Anda ini yg kena OTT KPK. Segera Pak wujudkan keinginan anak buah Anda. Hukum mati atau ngak ditembak mati saja,” celetuk warganet lain.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi penangkapan Noel pada Rabu (20/8/2025) malam di Jakarta. OTT ini disebut terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
"Benar, ada giat tangkap tangan. Terkait pemerasan pengurusan sertifikasi K3," kata Fitroh. n erc, jk/rmc
Editor : Moch Ilham