SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Blitar, melaksanakan Tindakan Administrasi Keimigrasian (TAK) dalam bentuk deportasi kepada MZF 50 warga berkebangsaan Malaysia.
Sedang MZF merupakan pemegang Izin Tinggal Kunjungan (TIK) yang masih berada di wilayah Indonesia melebihi batas waktu izin tinggalnya (Overstay) selama 60 hari sehingga dikenakan TAK berupa Deportasi hal itu sesuai pasal 78 ayat (3) UU Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.
Untuk pendeportasian dilaksanakan melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju Kuala Lumpur dengan menggunakan Maskapai Air Asia dengan nomor penerbangan AK 385 pada pukul 14.35.
Pengawalan dilakukan oleh petugas Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian sejak berangkat dari Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Blitar, sehingga keberangkatan yang bersangkutan (MZF) menuju Kuala Lumpur Malaysia, sekaligus dilakukan TAK berupa penangkalan setelah proses deportasi di laksanakan. Les
Editor :
Moch Ilham
Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB
Kasus BBM di Sumenep Disorot…
Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB
SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…
Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB
SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…
Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB
SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…
Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB
SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…
Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB
SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…