Dominasi Belanja Pegawai: APBD Gresik Dinilai Masih Belum Pro-Rakyat

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
M Masduki. SP/Maidid
M Masduki. SP/Maidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Perubahan Peraturan Bupati Gresik Nomor 75 Tahun 2024 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 kembali menuai kritik. Dari total anggaran lebih dari Rp3,8 triliun, alokasi belanja pegawai masih menjadi porsi terbesar, mencapai Rp1,23 triliun.

Pengamat kebijakan publik sekaligus tokoh pers Gresik, M. Masduki, menyayangkan postur anggaran yang dinilai belum berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Menurutnya, nyaris separuh pendapatan daerah habis untuk membiayai birokrasi.

“APBD Gresik masih terlalu birokratis. Fokusnya belum ke pembangunan ekonomi rakyat, tapi ke gaji aparatur,” ujar Cak Duki, sapaan akrabnya.

Penulis buku biografi Bupati Fandi Akhmad Yani itu merinci, penghasilan ASN sendiri menyedot Rp408,4 miliar, sedangkan gaji dan tunjangan untuk anggota DPRD mencapai Rp33,8 miliar. Belanja untuk kepala daerah dan wakilnya pun mencapai Rp3,5 miliar. Sebaliknya, alokasi hibah dan bantuan sosial yang langsung dirasakan masyarakat hanya sekitar Rp312 miliar.

Yang juga menjadi sorotan adalah anggaran perjalanan dinas yang cukup mencolok, yaitu sebesar Rp 43 miliar. Kondisi ini memicu kekhawatiran publik bahwa APBD Gresik belum mengalami transformasi mendasar dalam prioritas belanjanya.

“Dengan potensi besar dari sektor industri, pelabuhan, dan UMKM, Gresik seharusnya bisa lebih mandiri. Tapi faktanya, lebih dari 70 persen APBD masih tergantung pada transfer dari pusat,” tambahnya.

Cak Duki bersama elemen masyarakat sipil lainnya mendesak agar DPRD dan lembaga pengawas anggaran bertindak lebih aktif dalam mengawal pelaksanaan APBD 2025. Ia mengingatkan bahwa tanpa pengawasan yang ketat, belanja daerah bisa rawan pemborosan bahkan dimanfaatkan untuk kepentingan politik menjelang pemilu. grs

Tag :

Berita Terbaru

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Norwegia akan menghadapi Inggris pada pukul 4 pagi tanggal 12 Juli di Stadion Miami. Haaland sedang dalam performa gemilang dengan…

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memiliki harta kekayaan sebesar Rp18.261.445.180. Harta…

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - l Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjadi sorotan publik, setelah kediamannya…

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta publik tidak membangun kesimpulan dari informasi yang belum terkonfirmasi. Dia juga berharap…

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) mendesak Kortas Tipikor Polri agar memeriksa seluruh pihak yang…

Irjen Pol. Totok Suharyanto, Dalami Foto Febrie Adriansyah, Jampidsus

Irjen Pol. Totok Suharyanto, Dalami Foto Febrie Adriansyah, Jampidsus

Kamis, 09 Jul 2026 21:19 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tim penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menyita sejumlah foto keluarga saat menggeledah…