SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -Pemerintah Kabupaten Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 384 atlet pencak silat yang berlaga dalam kejuaraan Bupati Mojokerto Cup 2025, di Hall Aula Elkisi, 28 -31 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memastikan bahwa para atlet bela diri tradisional tersebut mendapatkan perlindungan yang layak selama berkompetisi.
Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian mengapresiasi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet pencak silat yang berlaga pada kejuaraan Bupati Cup tahun ini.
Karena program ini memastikan keselamatan dan kesejahteraan atlet dengan memberikan jaminan sosial ketika terjadi cedera atau risiko lainnya saat bertanding atau berlatih.
"Para atlet dapat fokus pada prestasi tanpa kekhawatiran akan biaya perawatan jika terjadi sesuatu yang tidal diharapkan," ujarnya.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan pencak silat di Kabupaten Mojokerto semakin berkembang dan menghasilkan atlet-atlet berprestasi.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Imam Haryono Safii mengatakan, pencak silat melibatkan risiko tinggi dalam setiap latihan dan pertandingan. Oleh karena itu, penting bagi para atlet untuk mendapatkan perlindungan menyeluruh dari risiko cedera.
"BPJS Ketenagakerjaan memberikan dua program perlindungan yaitu, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung para atlet muda Mojokerto," ungkapnya.
Dengan adanya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, dia berharap para atlet dapat fokus dalam meraih prestasi tanpa harus khawatir akan risiko kecelakaan kerja atau cedera. dwi
Editor : Redaksi