Tekan Lonjakan Inflasi, Pemkot Probolinggo Gelar GPM di 5 Kecamatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Probolinggo Aminuddin secara simbolis menyerahkan beras SPHP kepada warga saat Gerakan Pangan Murah di Kota Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB
Wali Kota Probolinggo Aminuddin secara simbolis menyerahkan beras SPHP kepada warga saat Gerakan Pangan Murah di Kota Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menekan laju inflasi sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di lima kecamatan.

Kegiatan tersebut digelar Pemkot Probolinggo yang juga bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Probolinggo untuk meringankan beban masyarakat dari tingginya harga pangan, sehingga harapannya harga bisa lebih terkendali dan stok aman hingga Desember 2025, sekaligus sebagai persiapan panen raya.

"Kami menggelar program Gerakan Pangan Murah serentak di lima kecamatan sebagai upaya mengendalikan inflasi harga bahan pokok, terutama beras, minyak goreng dan bawang merah," kata Wali kota Probolinggo Aminuddin, Minggu (31/08/2025).

"Langkah itu juga untuk mengantisipasi surplus hasil panen akhir tahun. Kalau distribusi tidak lancar, bisa jadi beras menumpuk tanpa gudang penyimpanan, seperti yang pernah dialami di Kota Probolinggo," imbuhnya.

Sementara Wakil Pimpinan Cabang Bulog Probolinggo Zaki mengatakan stok pangan di 3 wilayah, Kota dan Kabupaten Probolinggo serta Kabupaten Lumajang dalam kondisi aman.

"Stok beras saat ini mencapai sekitar 90 ribu ton, cukup untuk dua tahun ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," katanya.

Melalui Gerakan Pangan Murah, Bulog Probolinggo bisa menyalurkan 20 hingga 50 ton beras untuk menstabilkan harga. Bulog juga mendorong Koperasi Merah Putih untuk ikut menyalurkan beras murah, seperti Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sukoharjo bisa membeli beras di gudang Bulog dan menjual tidak lebih dari HET Rp2.500/kg untuk beras medium, sehingga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Gerakan pangan murah di Kota Probolinggo menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau yakni beras SPHP 5 kilogram Rp57.000, minyak goreng 1 liter Rp15.000, gula pasir 1 kilogram Rp15.000, telur 1 kilogram Rp24.000 dan bawang merah 1 kilogram Rp32.000. pr-01/dsy

Berita Terbaru

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…