Diperta Probolinggo Buka Layanan Posyandu Kuda di Gunung Bromo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Diperta Probolinggo memberikan vitamin kuda kepada pemilik kuda di lautan pasir Gunung Bromo. SP/ PRB
Petugas Diperta Probolinggo memberikan vitamin kuda kepada pemilik kuda di lautan pasir Gunung Bromo. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) membuka pelayanan kesehatan posyandu ternak bagi kuda di lautan pasir Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis menjaga kesehatan hewan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pemiliknya.

"Kegiatan itu diikuti oleh 211 ekor kuda milik warga Kecamatan Sukapura dan sekitarnya yang menjadi salah satu upaya strategis menjaga kesehatan hewan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pemiliknya," kata Kepala Diperta Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi, Selasa (02/09/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 211 ekor kuda milik warga Kecamatan Sukapura dan sekitarnya. Dalam layanan posyandu ternak tersebut, ratusan kuda tersebut menerima obat cacing, vitamin penambah stamina serta pengobatan untuk gangguan kulit, gatal-gatal dan keluhan pincang.

"Program itu menyasar kuda-kuda yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan transportasi wisata di kawasan lautan pasir Gunung Bromo," tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap hewan produktif yang memiliki peran penting dalam roda perekonomian masyarakat.

"Kesehatan kuda di kawasan Bromo sangat penting. Kuda bukan hanya hewan peliharaan, tetapi juga aset ekonomi bagi warga, sehingga kami ingin memastikan kuda tetap sehat agar para pemiliknya bisa terus memperoleh penghasilan," katanya.

Ia mengatakan posyandu ternak pada kuda juga diharapkan bisa menjadi kegiatan rutin yang berkelanjutan, apalagi kuda di kawasan Bromo terkenal di mata wisatawan domestik maupun mancanegara dan kerap digunakan untuk membawa wisatawan naik turun dari lautan pasir ke kawah, yang tentu membutuhkan kondisi fisik yang prima. 

"Kami berharap para pemilik kuda dan aparat desa terus mendukung pelaksanaan posyandu ternak pada kuda. Kolaborasi antara peternak dan pemerintah sangat penting untuk menjaga standar kesehatan hewan secara berkelanjutan," ujarnya. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…