Bupati Fawait Wujudkan Janji 22.000 Honorarium Guru Ngaji Disalurkan Terhomat

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah Guru Ngaji yang berkontribusi dalam pembangunan akhlak generasi muda di Kabupaten Jember mendapat support penuh dari Bupati M Fawait.
Sejumlah Guru Ngaji yang berkontribusi dalam pembangunan akhlak generasi muda di Kabupaten Jember mendapat support penuh dari Bupati M Fawait.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember resmi merealisasikan salah satu program prioritas Bupati Muhammad Fawait, yakni penyaluran honorarium Guru Ngaji. Berlokasi di balai desa Yosorati kecamatan Sumberbaru hari Rabu, 10/09/2025. Program ini menjadi bentuk nyata dari komitmen moral pemerintah daerah dalam memberikan penghormatan dan penghargaan yang layak kepada para pendidik agama, baik Islam maupun non-Islam, yang selama ini telah berperan besar dalam membimbing generasi muda di desa-desa.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak penting karena jumlah penerima honorarium Guru Ngaji mencapai angka tertinggi sepanjang program ini berjalan. “Insya Allah honorarium Guru Ngaji sudah bisa kita realisasikan mulai hari ini, 10 September 2025. Tahun ini kuotanya mencapai kurang lebih 22 ribu orang. Jumlah ini merupakan yang terbanyak, karena pada tahun 2024 kemarin hanya sekitar 19 ribu,” ungkapnya.

Hafid menambahkan, atas arahan langsung dari Bupati Jember, penyaluran honorarium dilakukan dengan cara yang lebih terhormat dan manusiawi. Guru Ngaji tidak lagi harus mengantri panjang di bank, atau menempuh perjalanan jauh menuju pusat penyaluran. Tahun ini, penyerahan dilakukan langsung di balai desa masing-masing, sehingga lebih dekat, mudah, dan cepat. “Guru Ngaji adalah sosok mulia, tidak pantas dibiarkan keleleran antri di bank. Karena itu, penyaluran kita lakukan di setiap desa agar lebih menghormati mereka,” tegasnya.

Pada tahap pertama, sebanyak 23 kecamatan sudah siap diproses dengan total penerima 15.175 orang. Rinciannya adalah 191 guru kitab suci (non-Islam), 266 modin, dan 14.718 Guru Ngaji agama Islam. Sementara itu, delapan kecamatan lainnya sedang dalam tahap finalisasi. Tidak berhenti pada honorarium, Pemkab Jember juga memberikan bentuk perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh Guru Ngaji.

Hal ini bertujuan agar mereka mendapat jaminan apabila mengalami risiko kecelakaan kerja maupun risiko kematian. “Iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk Guru Ngaji ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab Jember. Dan ini tidak hanya berlaku saat mereka mengajar, tapi juga saat mereka melakukan pekerjaan lain di luar mengaji. Misalnya mereka berdagang di pasar lalu mengalami musibah kecelakaan, itu tetap ditanggung,” papar Hafid.

Program ini disambut penuh syukur oleh para Guru Ngaji di berbagai desa. Salah satunya adalah Ali, warga Desa Yosorati yang sudah mengabdikan diri sejak tahun 2009. Ia mengaku sangat terharu dengan kebijakan baru ini. “Dulu kami sering antri lama untuk menerima honor. Sekarang alhamdulillah lebih mudah. Tidak hanya mendapat honor, tapi juga ada perlindungan BPJS. Bahkan insya Allah ke depan anak-anak kami bisa mendapatkan beasiswa. Saya sangat bangga dan senang sekali,” ucapnya. rko

Berita Terbaru

Masa Tanam Ketiga: 156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Mulai Gelisah Kebutuhan Pasokan Air

Masa Tanam Ketiga: 156 Waduk di Gresik Mengering, Petani Mulai Gelisah Kebutuhan Pasokan Air

Rabu, 19 Agu 2026 13:53 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Selama musim kemarau, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik mencatat sebanyak 156 waduk dan 115 daerah irigasi mulai…

Ditutup Total Pasca Karhutla, Wisata Gunung Bromo Siap Dibuka Kembali 20 Agustus

Ditutup Total Pasca Karhutla, Wisata Gunung Bromo Siap Dibuka Kembali 20 Agustus

Rabu, 19 Agu 2026 13:31 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang mengakibatkan harus…

Permintaan Naik, Harga Ayam Potong di Kediri Tembus Rp 42 Ribu per Kilogram

Permintaan Naik, Harga Ayam Potong di Kediri Tembus Rp 42 Ribu per Kilogram

Rabu, 19 Agu 2026 13:30 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sejak menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan hajatan hingga Saat ini, harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional…

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 12:53 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 12:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang…

Cegah Bencana Kekeringan, Pemkab Lamongan Dropping Air Bersih ke 3.095 KK

Cegah Bencana Kekeringan, Pemkab Lamongan Dropping Air Bersih ke 3.095 KK

Rabu, 19 Agu 2026 12:28 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menindaklanjuti fenomena kekeringan agar tidak meluas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Badan Penanggulangan Bencana…

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Mulai September-Desember 2026, Pemkot Surabaya Gelar Lomba Kampung Pancasila di Seluruh RW

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Siap-siap warga Kota Pahlawan, mulai September hingga Desember 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar Lomba Kampung…