Hingga Akhir 2025, Pemkab Madiun Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani sedang memberikan pupuk untuk tanaman padi di sawah miliknya. SP/ MDN
Ilustrasi. Petani sedang memberikan pupuk untuk tanaman padi di sawah miliknya. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menyusul adanya penambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk wilayah Kabupaten Madiun dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat memastikan stok dan distribusi pupuk bersubsidi tahun 2025 untuk petani aman hingga akhir tahun.

"Jumlah pupuk untuk petani Kabupaten Madiun sangat cukup, bahkan melebihi usulan awal kami ke Pemprov Jatim," ujar Plt. Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Parna, Selasa (16/09/2025).

Lebih lanjut, dalam pengajuan tambahan pupuk tersebut, Pemkab mengajukan tambahan urea sebanyak 4.088 ton, pupuk NPK sekitar 6.239 ton, dan pupuk organik sejumlah 2.088 ton.

Sementara, hasil keputusan Provinsi Jawa Timur menetapkan alokasi lebih besar, di antaranya untuk pupuk urea disetujui hingga 4.438 ton, pupuk NPK sebanyak 6.301 ton, dan pupuk organik dapat 7.084 ton.

"Melihat penambahan realokasi yang melebihi dari pengajuan, maka dipastikan stok pupuk subsidi untuk kelompok tani Kabupaten Madiun aman," katanya.

Menurut dia penambahan alokasi dan proses pengadaan pupuk subsidi sepenuhnya diatur oleh Kementerian Pertanian. Sementara, untuk proses realokasi disalurkan melalui pemerintah provinsi setempat.

"Sampai Juni kemarin, penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun sudah lebih dari 70 persen. Berdasarkan perhitungan kami, stok yang tersisa saat itu masih kurang untuk kebutuhan hingga Desember. Karena itu, pada 10 Juli 2025, kami mengirim surat permohonan tambahan alokasi pupuk ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur," katanya.

Sementara itu, untuk pendistribusian pupuk tambahan dilakukan sesuai kebutuhan tiap daerah. Adapun penyaluran dilakukan melalui kios resmi yang sejauh ini terpantau berjalan lancar dan stok memadai.

Meski stok tercukupi, namun pihaknya meminta para petani di Kabupaten Madiun untuk efisiensi dalam menggunakan pupuk bersubsidi sesuai takaran yang telah ditetapkan. Selain itu, petani juga diimbau untuk memanfaatkan pupuk organik, sehingga kebutuhan pupuk anorganik dapat ditekan. md-01/dsy

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…