Imigrasi Blitar Perkuat Peran PIMPASA dalam Sosialisasi Pencegahan TPPO dan PMI Non-Prosedural

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar sukses menggelar Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi dengan fokus pada pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Perdagangan Manusia (TPPM). Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 22 September 2025 di Hotel Santika Blita, dihadiri oleh perwakilan instansi terkait, termasuk Dinas Tenaga Kerja, BP2MI, TNI, Polri, Camat, Kepala Desa, serta perangkat desa lainnya di Kabupaten Blitar.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Bidang Intelijen dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur yang menekankan pentingnya sinergi multisektoral dalam menangani kerentanan PMI terhadap praktik perdagangan manusia. 

"Kolaborasi antara Imigrasi, pemerintah daerah, dan instansi penegak hukum menjadi kunci dalam membangun sistem perlindungan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Blitar selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyatakan bahwa sosialisasi ini merupakan implementasi dari Program Desa Binaan Imigrasi yang bertujuan mengoptimalkan peran Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) sebagai ujung tombak edukasi keimigrasian di tingkat desa.

Salah satu narasumber dari Dinas Tenaga Kerja  memaparkan pentingnya menjadi PMI prosedural melalui skema resmi, dengan data terbaru menunjukkan 2.477 Calon PMI terdaftar dan 5.376 PMI asal Blitar, telah menerima e-PMI hingga Agustus 2025. Hongkong, Taiwan, dan Jepang menjadi negara tujuan utama. 

Sementara Perwakilan BP2MI Jawa Timur menyoroti tantangan penempatan PMI, dimana 53% merupakan pekerja informal dan 30% termasuk low-skilled workers. “Penting bagi calon PMI untuk terdaftar dalam SISKOP2MI, memiliki kompetensi, serta kemampuan bahasa sebagai kunci perlindungan,” tegasnya.

Seksi Intelijen Keimigrasian mengungkap strategi deteksi dini TPPO melalui analisis permohonan paspor, seperti ketidaktahuan pemohon mengenai jadwal keberangkatan dan tidak adanya dokumen pendukung. PIMPASA diharapkan dapat menjadi early warning system dengan menjalin komunikasi aktif bersama perangkat desa dan masyarakat. 

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan koordinasi antarinstansi, sehingga upaya pencegahan TPPO dan TPPM di Kabupaten Blitar dapat lebih efektif dan terarah. Les

Berita Terbaru

Jelang Kurban, Harga Kambing dan Domba Kurban di Lumajang Naik Rp500 Ribu

Jelang Kurban, Harga Kambing dan Domba Kurban di Lumajang Naik Rp500 Ribu

Minggu, 24 Mei 2026 12:04 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Harga hewan kurban kambing dan domba di wilayah Lumajang, Jawa Timur mengalami kenaikan mencapai Rp500 ribu per ekor menjelang…

Imbas Rupiah Melemah, Harga Sejumlah Bapok di Pasar Bojonegoro Melonjak

Imbas Rupiah Melemah, Harga Sejumlah Bapok di Pasar Bojonegoro Melonjak

Minggu, 24 Mei 2026 11:39 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Seiring kondisi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus naik juga mempengaruhi harga…

Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak, Pemkot Batu Minta Warga Agar Tak Khawatir

Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak, Pemkot Batu Minta Warga Agar Tak Khawatir

Minggu, 24 Mei 2026 11:33 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memastikan hewan kurban yang dijual di wilayahnya dalam kondisi sehat, layak, dan memenuhi syariat.…

Petani Tembakau di Pamekasan Gundah, Biaya Produksi Mahal Tapi Harga Jual Terjun Bebas

Petani Tembakau di Pamekasan Gundah, Biaya Produksi Mahal Tapi Harga Jual Terjun Bebas

Minggu, 24 Mei 2026 11:30 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Melihat biaya produksi yang dikeluarkan tak sesuai dengan pendapatan, para petani tembakau di sejumlah wilayah di Kabupaten…

Dukung Pemenuhan Gizi Keluarga, Disnakkan Magetan Gencarkan ‘Gemarikan’

Dukung Pemenuhan Gizi Keluarga, Disnakkan Magetan Gencarkan ‘Gemarikan’

Minggu, 24 Mei 2026 10:39 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 10:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna meningkatkan konsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan mencegah stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…

Jelang Idul Adha, Disnakkan: Populasi Ternak Sapi potong di Situbondo Capai 153.462 Ekor

Jelang Idul Adha, Disnakkan: Populasi Ternak Sapi potong di Situbondo Capai 153.462 Ekor

Minggu, 24 Mei 2026 10:23 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 10:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan)…