Tekan Penularan PMK, DKPP Kota Madiun Gencarkan Vaksinasi Hewan Ternak Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Madiun saat memberikan vaksinasi vaksin penyakit PMK di wilayah setempat. SP/ MDN
Salah satu petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Madiun saat memberikan vaksinasi vaksin penyakit PMK di wilayah setempat. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai antisipasi penularan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Madiun gencar-gencarnya melakukan vaksinasi hewan ternak sapi dan kambing secara rutin di wilayah setempat.

Diketahui, kegiatan vaksinasi rutin diberikan untuk ternak ruminansia yang peka PMK. Hasilnya, kata dia, hingga kini Kota Madiun berhasil mempertahankan status nol kasus PMK.

"Vaksinasi tidak hanya dilakukan saat ada laporan, tetapi sudah menjadi kegiatan rutin. Kami memastikan semua ternak peka PMK mendapat perlindungan penuh," ujar Sub Koordinator Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Madiun Margaretha Dian Wartiningdyah, Selasa (23/09/2025).

Pasalnya, sejak Januari hingga September 2025, tercatat sebanyak 1.275 ternak ruminansia seperti sapi, kambing, dan domba, di Kota Madiun telah divaksin. Program tersebut mendapat sambutan baik dari para peternak.

Salah satunya Pungki, peternak domba yang mendapat vaksinasi di Jalan Pilang Madya, Kelurahan Pilangbango Kota Madiun. Ia mengaku rutin mengikuti program tersebut setiap bulan. Dari awalnya hanya memiliki delapan domba, kini jumlahnya berkembang menjadi 22 domba.

"Yang terpenting bagi kami peternak adalah adanya vaksin ini. Hewan jadi sehat dan terhindar dari penyakit," katanya.

Lebih lanjut, diketahui adanya vaksinasi ini merupakan program yang didukung menggunakan APBN dan APBD Provinsi Jawa Timur. Karenanya, kegiatan tersebut akan terus berjalan hingga Indonesia dinyatakan bebas PMK. Bahkan, upaya ini membuahkan hasil, di mana hingga kini Kota Madiun berhasil mempertahankan status nol kasus PMK.

Tak hanya pemberian vaksin PMK, namun petugas juga memberikan vitamin dan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak. Sekali digelar kegiatan vaksinasi tersebut bisa menyasar lima hingga enam lokasi berbeda di Kota Madiun. md-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…