Mantan Gubernur Jabar Makin Tersudut Terlibat Korupsi BJB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) makin terpojok setelah uang sebesar Rp 1,3 Miliar yang diberikan ke anak Presiden RI ke-3, BJ Habibie, Ilham Habibie, disita oleh KPK. Uang tersebut digunakan untuk pembayaran awal pembelian mobil milik Ilham Habibie.

"KPK melakukan penyitaan uang Rp 1,3 miliar saudara IH (Ilham Habibie). Uang tersebut diduga berasal dari saudara RK dalam kaitannya untuk pembelian salah satu aset mobil milik saudara IH di mana pembelian tersebut baru dilakukan sebagian, artinya belum lunas," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (30/9/2025).

Temuan alat bukti ini makin menyudutkkan RK dalam dugaan korupsi di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten  (BJB ).

Sebelum ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengumumkan lima orang tersangka yang terjerat kasus dugaan korupsi penempatan dana iklan oleh Kantor Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB). Dua tersangka dari internal BJB dan tiga lainnya merupakan pihak swasta.

"YR [Yuddy Renaldi] selaku Direktur Utama Bank BJB dan WH [Widi Hartoto] selaku Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB.

Sementara itu, tiga tersangka lainnya ialah Kin Asikin Dulmanan, Suhendrik dan Sophan Jaya Kusuma.

Kin Asikin adalah pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri, Suhendrik adalah pengendali Agensi BSC Advertising dan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE), serta Sophan Jaya adalah pengendali PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB).

Menurut KPK, diduga ada perbuatan melawan hukum yang dilakukan para tersangka dan berakibat pada kerugian keuangan negara kurang lebih Rp250 miliar.

Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan Ridwan Kamil ketika menjabat Gubernur Jabar maka secara otomatis akan menjabat sebagai Komisaris di Bank BJB, sebab Bank BJB merupakan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Ia menegaskan, setiap kegiatan yang dilakukan perbankan tersebut dapat memiliki kaitan atau diketahui oleh pejabat pada BPD tersebut. Oleh karena itu, pihaknya akan memeriksa sejumlah pihak, termasuk Ridwan Kamil, untuk mendalami dugaan korupsi pengadaan iklan itu.

KPK juga mengungkap peran eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di kasus bank BJB. Apalagi, KPK telah menggeledah rumah Ridwan Kamil terkait dugaan korupsi dana iklan di bank daerah tersebut.

 

Dibayarkan oleh Ridwan Kamil

KPK menyita uang Rp 1,3 miliar dari putra Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie, terkait kasus dugaan korupsi iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB). Uang tersebut merupakan cicilan pembelian mobil Mercedes-Benz (Mercy) yang dibayarkan oleh mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) ke Ilham

Budi berharap pengembalian uang itu bisa membuat perkara semakin jelas. KPK menduga ada aliran uang dari kasus ini ke RK yang kemudian digunakan untuk membayar mobil.

"Artinya ada aliran uang dari saudara RK kepada saudara IH untuk pembelian mobil antik tersebut di mana uang dari saudara RK ini diduga terkait atau bersumber dari dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani KPK," kata Budi. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…