Tegaskan Tak Ada Pungli, Jember Percepat Penyaluran Honor Guru Ngaji

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Bagian Kesra Setda Jember, Nurul Hafid Yasin. SP/ JBR
Kepala Bagian Kesra Setda Jember, Nurul Hafid Yasin. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menegaskan tak boleh ada pungutan liar (pungli) dalam percepatan penyaluran honorarium guru ngaji yang bekerja sama dengan Bank Jatim melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah.

Pasalnya, dalam penyalurannya, sempat beredar kabar adanya praktik pungutan liar yang dialami oleh sejumlah penerima honor. Menanggapi hal ini, Pemkab Jember mengambil sikap tegas.

Pihaknya memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang berhak menarik dana atau imbalan dari para penerima honor. Hafid secara khusus mengingatkan para guru ngaji untuk waspada terhadap pihak-pihak yang mengaku memiliki andil dan meminta balasan.

"Kami memastikan bahwa proses pembayaran honorarium ini tidak ada pemotongan sama sekali. Jika ada yang mengklaim memiliki andil dan meminta balasan, jangan dipenuhi. Segera lapor kepada kami atau melalui saluran 'Wadul Gus'e'," ujar Kepala Bagian Kesra Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, Senin (06/10/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Hafid juga menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar guru ngaji muslim, tetapi juga guru ngaji non-muslim dan para mudin.

Sementara itu, untuk tahap distribusi dilakukan secara langsung di balai desa dan bukan melalui bank, untuk mempermudah dan memberikan kenyamanan. Bahkan bagi penerima yang tidak dapat hadir karena sakit, petugas dari Bank Jatim siap mengantarkan dana langsung ke rumah mereka.

Sebelum penyaluran, Pemkab Jember telah menyiapkan rekening khusus tanpa perlu setoran awal dan tanpa biaya administrasi untuk menjamin tidak ada potongan. Selain honorarium, Pemkab Jember juga memberikan dukungan tambahan berupa BPJS Ketenagakerjaan (jaminan kecelakaan dan kematian), beasiswa khusus untuk anak-anak guru ngaji, dan akses layanan kesehatan gratis (UHC).

Sebagai informasi, penyaluran honorarium ini berlangsung dalam beberapa tahap. Tahap pertama mencakup 15.175 guru ngaji dari 23 kecamatan, dan tahap kedua mencakup 6.761 penerima dari 8 kecamatan lainnya. Hingga saat ini, proses penyaluran berjalan lancar dan secara bertahap-berkala. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Ekonomi Desa, 52 Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Lumajang Rampung Dibangun

Perkuat Ekonomi Desa, 52 Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Lumajang Rampung Dibangun

Minggu, 14 Jun 2026 12:42 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti program dari Pemerintah Pusat terkait salah satu instrumen penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat…

Percepat Layanan Kedaruratan, DPKP Tulungagung Siapkan Pos Bantu Damkar

Percepat Layanan Kedaruratan, DPKP Tulungagung Siapkan Pos Bantu Damkar

Minggu, 14 Jun 2026 11:44 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulunggaung - Guna mempercepat respons penanganan kebakaran dan penyelamatan di wilayah bagian timur kabupaten Tulungagung, Dinas Pemadam…

Tim Gabungan Bersama Polres Blitar Maksimalkan Pencarian Korban Terbawa Arus Pantai Pangi

Tim Gabungan Bersama Polres Blitar Maksimalkan Pencarian Korban Terbawa Arus Pantai Pangi

Minggu, 14 Jun 2026 11:39 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki hari ke empat pencarian korban laka laut di Pantai Pangi, Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Polsek…

DLHKP Tingkatkan Operasional Kendaraan Pengangkut Sampah, Komitmen Jaga kebersihan Kota Kediri

DLHKP Tingkatkan Operasional Kendaraan Pengangkut Sampah, Komitmen Jaga kebersihan Kota Kediri

Minggu, 14 Jun 2026 11:29 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dalam rangka memastikan seluruh unit tetap laik jalan dalam melayani kebersihan kota, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan…

Pemkab Magetan Gencarkan Pengadaan ‘Rubuha’ untuk Tekan Hama Tikus

Pemkab Magetan Gencarkan Pengadaan ‘Rubuha’ untuk Tekan Hama Tikus

Minggu, 14 Jun 2026 11:22 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menekan maraknya hama tikus yang menyerang tanaman padi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Tanaman Pangan…

Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas

Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas

Minggu, 14 Jun 2026 11:11 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna menekan biaya operasional imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per…