Targetnya 4000 Sak Sedimentasi Terangkat dari Drainase Desa Sumokali 

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Sumokali Kecamatan Candi Sidoarjo, membentuk Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) penanganan perawatan saluran drainase lingkungan sebagai upaya konkret menekan risiko banjir dan menjaga fungsi saluran air.

Satuan tim pelaksana kegiatan ini, dengan sigap membersihkan saluran drainase di sepanjang area pemukiman warga di dua Pedukuhan desa tersebut, yakni Pedukuhan Sumokali dan Nyamplung.

Utamanya menjaga saluran dari sampah, sedimentasi serta tumbuhan liar yang menghambat aliran air. 

"Selain untuk mencegah banjir, tim pelaksana kegiatan (TPK) perawatan saluran drainase ini juga bertujuan menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Desa Sumokali." Tandas Subiyanto, S.P. Kades Sumokali, Kamis (16/10).

Efektifitas tim TPK giat jaga saluran drainase Desa Sumokali dari bencana banjir pemukiman ini dicanangkan sejak tahun lalu, "Tahun lalu tim jaga saluran drainase dari bencana banjir berhasil  mengumpulkan sedikitnya 2000 sak sedimentasi yang diangkat dari saluran drainase  Desa Sumokali." Papar Subiyanto.

Targetnya untuk tahun ini tim TPK Desa Sumokali bakal mengangkat sedimen dan sampah dari saluran drainase pemukiman sebanyak 4000 sak, " Memang target kami pengerukan sedimen tadi saluran dua kali lipat dari target tahun lalu sebab kerja nyata tim kebersihan saluran ini sudah mampu dirasakan warga  yakni menyelamatkan Desa Sumokali dari bencana banjir ketika musim penghujan kemarin." Ujar Subiyanto.

Dari pantauan di lapangan tim kebersihan saluran kebersihan ini bekerja menyisir saluran air setiap hari untuk membersihkan lumpur, tanaman liar, dan sampah di RT 1 hingga 8 sepanjang 600 meter, fokus utama adalah mengatasi pendangkalan saluran  drainase serta penyumbatan yang banyak disebabkan oleh sampah dan sedimentasi 

"Jika satu wilayah Dusun Sumokali sudah tertangani, maka tim bisa dialihkan ke Dusun Nyamplung tujuannya agar aliran air drainase tetap lancar dan potensi banjir bisa ditekan," jelas Subiyanto.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air di pemukiman. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting dalam menjaga kelestarian sistem pengairan.

“Kami mengajak warga untuk tidak membuang sampah ke saluran drainase Ini demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Edukasi dan aksi gotong royong akan digalakkan secara masif di tiap wilayah.

Sebagai daerah dengan jaringan saluran air pemukiman yang cukup padat dan menjadi penyangga wilayah rawan banjir Sidoarjo. Desa Sumokali memang membutuhkan sistem drainase dan saluran  pengairan yang terjaga optimal. Hdk

Berita Terbaru

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun memperketat pengawasan lalu lintas dengan menggelar patroli strong point di sejumlah jalur …

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…