Wujudkan Hunian Layak Warga NU, PCNU Lamongan Gandeng Perum Tikung Kota Baru

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Tanfidziah Gus Syahrul Munir didampingi Rais Syuriyah PCNU Lamongan KH. Salim Ashar didampingi menyerahkan kunci rumah ke salah satu perwakilan warga Nahdlatul Ulama.  FOTO:SP/MUHAJIRIN
Ketua Tanfidziah Gus Syahrul Munir didampingi Rais Syuriyah PCNU Lamongan KH. Salim Ashar didampingi menyerahkan kunci rumah ke salah satu perwakilan warga Nahdlatul Ulama. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan menjalin kerja sama dengan Developer Perumahan Tikung Kota Baru (TKB) dalam program pembangunan rumah subsidi bagi warga NU.

Rais Syuriyah PCNU Lamongan, KH. Salim Ashar mengaku cukup senang ada kerjasama antaran PCNU Lamongan dengan salah satu developer TKB . Ini adalah merupakan salah satu upaya memajukan perekonomian di Lamongan dan Indonesia, utamanya perekonomian Nahdlatul Ulama.

"Saya doakan mudah-mudahan Allah SWT, menurunkan rahmatnya di tempat ini, sehingga siapapun yang bertempat di tempat ini perumahan Tikung Kota Baru ini mereka menjadi berkah hidupnya, dan saya sangat senang," terangnya.

Ketua PCNU Lamongan, Gus Syahrul Munir, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari program NU Mandiri yang diinisiasi oleh Pengurus Cabang Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (PC. LPNU) untuk menjawab kebutuhan dasar warga, khususnya di bidang perumahan.

“Kami ingin warga NU tidak hanya kuat dalam bidang keagamaan, tapi juga mandiri secara ekonomi dan sosial. Salah satunya melalui penyediaan hunian yang layak, nyaman, dan terjangkau,” ujarnya dalam serah terima kunci massal rumah bersubsidi, di Jl Raya Mantup tepatnya di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Lamongan pada Jumat (24/10/2025).

Menurutnya, program hunian ini akan menjadi model sinergi antara organisasi keagamaan dan sektor swasta, dalam mendukung pemerataan pembangunan di tingkat daerah.

Karena itu, ia meminta Kader Penggerak NU dan banom, lembaga NU di manapun berada untuk ikut membantu mensukseskan program ini, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kerja sama pihak TKB tahap awal ini, manajemen telah menyediakan 80 hunian. Dan insya Allah usai dilaunching ini warga NU akan berbondong-bondong membelinya, karena harganya sangat terjangkau," ungkapnya.

Owner Perum Tikung Kota Baru (TKB), H. Subandi, menyambut baik kerja sama dengan NU Lamongan tersebut. Bahkan ia sudah siapkan lahan dan hingga saat ini sudah ada sekitar 24 warga Nahdlatul Ulama yang sudah membeli rumah subsidi di TKB, tanpa biaya KPR dan BPHTB dan DP 0.

"Jadi Alhamdulillah kami dipercaya PCNU Lamongan untuk bekerja sama menyediakan rumah subsidi, dengan angsuran Rp 1 juta, kalau daftar atau boking tanpa biaya apapun, semoga ini bisa menjawab keinginan warga NU yang belum memiliki hunian," terangnya.

Konsep perumahan untuk warga NU ini tambah Bandi panggilan akrabnya, menyebutkan telah menyiapkan kawasan perumahan dengan konsep NU Green Residence, lengkap dengan fasilitas pendidikan, masjid, dan ruang terbuka hijau,” ungkapnya.

Selain untuk warga NU, program ini juga diharapkan dapat mendukung program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian di Lamongan, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan dan penataan wilayah yang tertib.

Dalam kesempatan launching tersebut, juga telah dilangsungkan penandatangan prasasti dan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Darussalamah di Komplek Perum Tikung Kota Baru (TKB). Hadir dalam acara selain pengurus PCNU, ada juga PC LPNU sebagai inisiasi program ini, anggota Forkopimcam Kecamatan Tikung dan pengurus MWC dan ranting.jir

 

Berita Terbaru

Polres Blitar Kota Larang Penjualan sekaligus Penggunaan Petasan

Polres Blitar Kota Larang Penjualan sekaligus Penggunaan Petasan

Jumat, 27 Feb 2026 16:25 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Polres Blitar Kota dengan tegas melarang penggunaan, edar dan jual petasan,  terlebih menjelang hari raya lebaran. Apabila melanggar …

AMDAL dan SKKL Dipersoalkan Warga, DPRD Panggil OPD untuk Klarifikasi 

AMDAL dan SKKL Dipersoalkan Warga, DPRD Panggil OPD untuk Klarifikasi 

Jumat, 27 Feb 2026 16:13 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 16:13 WIB

‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun memanggil sejumlah OPD setelah warga RT 59 kelurahan Nambangan Lor, K…

Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid Tampil dengan Tema Urban Rally Cocok di Perkotaan

Modifikasi Yamaha Grand Filano Hybrid Tampil dengan Tema Urban Rally Cocok di Perkotaan

Jumat, 27 Feb 2026 15:31 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dunia modifikasi otomotif memang salah satu hobi yang banyak diincar kolektor untuk mengekspresikan selera, gaya hidup, dan…

MPV Premium Xpeng X9 Versi Terbaru Usung Teknologi 800V hingga AI Canggih

MPV Premium Xpeng X9 Versi Terbaru Usung Teknologi 800V hingga AI Canggih

Jumat, 27 Feb 2026 15:25 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, Xpeng dipastikan akan meluncurkan MPV premiumnya yaitu X9 untuk versi kendaraan listrik baterai atau BEV pada 2…

Tanah Retak dan Longsor Terjang Dua Rumah di Saradan, BPBD Lakukan Assessment Cepat ‎

Tanah Retak dan Longsor Terjang Dua Rumah di Saradan, BPBD Lakukan Assessment Cepat ‎

Jumat, 27 Feb 2026 14:27 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 14:27 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Peristiwa tanah retak disertai longsor terjadi di wilayah Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (27/2/2026) dini …

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 510 Atlet Pencak Silat Turnamen Bupati Mojokerto Cup 2026

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 510 Atlet Pencak Silat Turnamen Bupati Mojokerto Cup 2026

Jumat, 27 Feb 2026 13:47 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 13:47 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 510 orang atlet pencak silat yang akan bertanding pada Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup V Kabupaten Mojokerto tahun …