Pemkot Mojokerto Perkuat Kapasitas Aparat dalam Pemberantasan Cukai Ilegal

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Kegiatan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Tahun 2025. SP/ DWI
Walikota Ning Ita saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Kegiatan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Tahun 2025. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Upaya menekan peredaran barang kena cukai ilegal terus digencarkan Pemerintah Kota Mojokerto. Salah satunya melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Kegiatan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Tahun 2025, Pemkot Mojokerto membekali para aparatur dengan pemahaman regulasi serta tata cara penindakan di lapangan.

Kegiatan tersebut mengulas Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK 72 Tahun 2024 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Narasumber dari Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo hadir untuk memberikan pembekalan langsung kepada peserta, yang terdiri dari jajaran Satpol PP tersebut. 

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan kapasitas ini penting agar aparat memiliki pemahaman komprehensif mengenai ketentuan cukai dan mampu menegakkan aturan dengan benar.

“Tugas Satpol PP ini adalah penegak perda, jadi harus memahami regulasi. Selain itu, harus memiliki integritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas,” tuturnya, Kamis (30/10/2025).

Lebih lanjut, Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto tersebut menitipkan pesan agar seluruh ASN dan petugas di lapangan menanamkan core value ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Fahami dan amalkan core value BerAKHLAK, bagaimana implementasinya dalam bekerja. Tetaplah bekerja dengan semangat, memberikan pelayanan terbaik dan sepenuh hati untuk masyarakat,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan jajaran pelaksana di lapangan semakin siap menghadapi tantangan di bidang pengawasan cukai, serta mampu menjalankan tugas dengan profesional, beretika, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. dwi

Berita Terbaru

Perannya Semakin Menguat, Jumlah yang Aktif Capai 1.628 Koperasi

Perannya Semakin Menguat, Jumlah yang Aktif Capai 1.628 Koperasi

Minggu, 12 Jul 2026 18:20 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan bersinergi dengan berbagai pihak, terus mengupayakan untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan…

Ritel Lesu, Hippindo Minta Stimulus Pemerintah Jaga Daya Beli

Ritel Lesu, Hippindo Minta Stimulus Pemerintah Jaga Daya Beli

Minggu, 12 Jul 2026 18:14 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pelaku usaha ritel mulai merasakan perlambatan konsumsi masyarakat setelah berakhirnya momentum belanja Natal dan Tahun Baru (Nataru) s…

Resmi Kukuhkan Pengurus, MUI Jatim Komitmen Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat

Resmi Kukuhkan Pengurus, MUI Jatim Komitmen Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat

Minggu, 12 Jul 2026 18:09 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Sur…

Tak Sekadar Donasi, Ali Zainal Utamakan Keikhlasan dan Harmoni

Tak Sekadar Donasi, Ali Zainal Utamakan Keikhlasan dan Harmoni

Minggu, 12 Jul 2026 18:07 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 18:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pengusaha asal Pamekasan, Madura, Ali Zainal Abidin memberikan klarifikasi terkait dinamika penyaluran bantuan sosial yang dikelola Y…

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…