Dua Remaja Tewas usai Tabrak Truk Parkir dari Belakang

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Suara benturan keras di jalan Raya Jiwut Kec Nglegok Kabupaten Blitar pada Sabtu (22/11) malam sekitar pukul 21.00 mengagetkan sejumlah pengguna jalan raya. Ternyata benturan keras tersebut berasal dari tabrakan antara motor dan dump truk. Dalam kejadian tersebut pengendara sepeda motor bersama yang dibonceng tewas.

Kejadian tersebut oleh warga langsung menghubungi Polsek Nglegok dan Satlantas Polres Blitar Kita, setelah petugas datangi TKP petugas Satlantas maupun anggota Polsek Nglegok lakukan olah TKP.

Dalam olah TKP diketahui, bahwa kecelakaan yang melibatkan motor Honda jenis PCX bernopol AG 6842 KDV yang dikendarai oleh RDP (17) pelajar warga Jln Makaryan Desa Karanganom Kec Nglegok berboncengan dengan RR (16) warga yang sama, berjalan dari arah Utara (Nglegok) menuju Selatan, dan berujung menabrak dump truk Daihatsu AG 8593 UZ yang dikemudikan Afandi (42) warga Desa Gador Kec Durenan Kab Trenggalek yang berhenti di sisi kiri jalan. 

"Saya sedang di depan rumah, teman yang mau di Pos Kamling, tak lama dengar suara tabrakan dan suara motor dengung (suara keras) ternyata motor nabrak truk dari belakang," kata Tugirin (47), warga sekitar saat di TKP.

Kejadian laka lantas  itu dibenarkan Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar Kota Ipda Suratno, melalui  ponselnya, membenarkan adanya kecelakaan antara Truk Daihatsu dan sepeda motor, dan untuk pengendara motor yang berboncengan meninggal dunia. Iptu Suratno menambahkan, kini sudah ditangani, dan melakukan pemeriksaan saksi saksi, termasuk pengemudi truk tersebut.

"Untuk keterangan lebih detail nanti langsung dengan Pak Kasat ya, Mas," kata Iptu Suratno.

Kecelakaan yang melibatkan antara Dump Truk dan pengendara motor itu menurut warga sekitar memang penerangan jalan raya Jiwut kurang memadai, sedang truk menurut keterangan saksi-saksi, tidak memberi tanda atau sein lampu atau tanda tanda lain, (segitiga) bahwa Truk tersebut berhenti. Les

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…