Tekan Populasi, Disnak Keswan Tulungagung Gelar Sterilisasi Kucing Massal Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) untuk menggelar layanan sterilisasi kucing jantan domestik secara gratis. Kegiatan ini berlangsung di Puskeswan Campurdarat. SP/ TLG
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) untuk menggelar layanan sterilisasi kucing jantan domestik secara gratis. Kegiatan ini berlangsung di Puskeswan Campurdarat. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dalam rangka momentum Peringatan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) setempat menggelar sterilisasi kucing jantan domestik secara massal secara gratis.

Adanya sterilisasi kucing tersebut merupakan langkah strategis untuk populasi kucing secara humanis. Program tersebut diharapkan juga dapat menjaga kualitas hidup hewan maupun masyarakat.

"Ini merupakan langkah penting dalam menekan angka reproduksi. Sterilisasi adalah tindakan paling efektif dan beretika untuk mengendalikan populasi kucing peliharaan maupun kucing liar," ungkap Kepala Disnak Keswan Tulungagung, Mulyanto, Kamis (27/11/2025).

DIketahui, untuk sterilisasi kali ini hanya difokuskan untuk kucing jantan domestik, dengan jumlah sasaran mencapai 50 ekor. Sedangkan, untuk mengikuti sterilisasi, masing-masing kucing minimal berusia 8 bulan dan memiliki berat minimal 2 kilogram. 

"Sementara masih kucing jantan, mungkin ke depan akan kami programkan untuk yang lain," jelasnya.

Sebelum menuju meja operasi, kucing wajib menjalani screening, guna memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat.  "Karena jumlahnya kami batasi, maka untuk satu KTP pemilik hanya bisa mendaftarkan satu ekor kucing saja," jelasnya.

Program sterilisasi kucing jantan domestik mendapat respons positif dari masyarakat, terutama pecinta kucing. Layanan steril gratis tersebut dinilai sangat membantu dalam mengurangi populasi kucing peliharaan dan mendorong pemilik hewan untuk lebih peduli pada kesehatan hewan kesayangan mereka.

"Senang sekali, apalagi buat cat lover ya. Program ini sangat membantu. Biaya sterilisasi di klinik swasta itu lumayan mahal. Untuk kucing jantan, tarifnya berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 350 ribu, sedangkan kucing betina bisa mencapai Rp 600 ribu sampai Rp 800 ribu," kata Lutfi.

Selain untuk menjaga kesehatan kucing sekaligus mengurangi populasi. Menurutnya, masih banyak kucing yang dibuang atau tidak terurus akibat jumlahnya yang terus bertambah. Ia berharap program seperti ini bisa lebih sering digelar oleh pemerintah, sehingga upaya pengendalian populasi kucing lebih efektif. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …