Kejar Target UHC Pemerintah, Pemkab Tulungagung Tambah Anggaran Rp26 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Bappeda Tulungagung Johanes Bagus Kuncoro. SP/ TLG
Kepala Bappeda Tulungagung Johanes Bagus Kuncoro. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan capaian Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan jaminan kesehatan masyarakat yang saat ini masih berada di bawah target nasional, oleh karenanya kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp26 miliar. 

Pasalnya, saat ini capaian UHC di Tulungagung baru mencapai sekitar 85 persen dari total populasi, sedangkan pemerintah pusat menetapkan target minimal sebesar 96 persen. Sedangkan rendahnya capaian UHC salah satunya dipengaruhi pembaruan data desil masyarakat yang dilakukan pemerintah pusat setiap tiga bulan sekali.

“UHC ini berbeda dengan pelayanan kesehatan. Fokusnya memastikan masyarakat miskin mendapat jaminan kesehatan agar tetap bisa mengakses layanan berobat,” ujar Kepala Bappeda Tulungagung Johanes Bagus Kuncoro, Jumat (08/05/2026).

Dan akibat pembaruan tersebut, sebagian warga yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat keluar dari kepesertaan karena perubahan kategori desil ekonomi. Dan untuk meningkatkan capaian UHC, Pemkab Tulungagung saat ini melakukan pendataan masyarakat miskin dan rentan miskin yang belum ter-cover JKN agar segera diikutkan dalam program jaminan kesehatan.

“Kami prioritaskan kelompok masyarakat bawah terlebih dahulu agar capaian UHC bisa meningkat,” katanya.

Selain menambah anggaran, pemerintah daerah juga menyiapkan skema kolaborasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR untuk memperluas kepesertaan JKN pekerja perusahaan di Tulungagung. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu percepatan capaian UHC hingga mendekati target nasional. 

“Kami sudah menyiapkan tambahan anggaran Rp26 miliar untuk 2027 sebagai upaya meningkatkan kepesertaan JKN masyarakat miskin,” ujarnya. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Maknai Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Berikan Peningkatan Sistem Proteksi Bagi Pelanggan Industri Strategis

Maknai Hari Pelanggan Nasional, PLN UIT JBM Berikan Peningkatan Sistem Proteksi Bagi Pelanggan Industri Strategis

Jumat, 18 Sep 2026 11:15 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 11:15 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Memaknai momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 di bulan September ini, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) t…

Dari Gunung hingga Laut, Jejak SBY di Dunia Lukis Dipamerkan di Surabaya

Dari Gunung hingga Laut, Jejak SBY di Dunia Lukis Dipamerkan di Surabaya

Jumat, 18 Sep 2026 09:42 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-6 Republik Indonesia, kali ini hadir di Surabaya bukan melalui panggung politik maupun p…

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi kemarin, usai Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed)…

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - The Pokemon Company membawa kabar menggembirakan bagi para penggemar aplikasi Pokemon Trading Card Game Pocket di Tanah Air. Mereka…

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), H. Roberia mengatakan telah…

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Urusan buang sampah yang sering diabaikan masyarakat kini mendatangkan cuan bagi banyak anak muda di China. Layanan ini menjelma jadi tren…