Walhi Bantah Bobby, Banjir di Sumut Akibat Cuaca Ekstrem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Serangkaian bencana hidrometeorologi, yang mencakup banjir bandang (flash floods) dan tanah longsor dalam skala masif, menghantam beberapa wilayah di tiga provinsi di pulau Sumatera.
Serangkaian bencana hidrometeorologi, yang mencakup banjir bandang (flash floods) dan tanah longsor dalam skala masif, menghantam beberapa wilayah di tiga provinsi di pulau Sumatera.

i

SURABAYAPAGI.COM, Medan - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) membantah pernyataan Gubernur Bobby Nasution, yang menyebut banjir di Sumut akibat cuaca ekstrem.

Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Utara, Riandra Purba, awalnya menjelaskan ekosistem hutan di Sumut mengalami kerusakan. Menurut catatannya, kerusakannya mencapai 2.000 hektare dalam 10 tahun terakhir.

"Ekosistem tersebut, yang menjadi juga penopang kehidupan warga di area sekitarnya, telah rusak. Kita catat, dalam 10 tahun terakhir saja, 2.000 hektare lebih," kata Riandra dalam diskusi di Walhi Nasional, Jakarta Selatan, Senin dan diungguh Selasa (2/12/2025).

Dia  membantah pernyataan Bobby yang menyebut banjir di Sumut akibat cuaca ekstrem. Sebab, berdasarkan catatan Walhi, banjir ini dipicu kerusakan hutan.

"Perusakan hutan di sana itu disebabkan ya, dipicu ya, oleh beberapa perusahaan. Jadi kita menyangkal pernyataan Gubernur Sumatera Utara bahwa banjir tersebut karena cuaca ekstrem. Tapi pemicu utamanya bukan cuaca ekstrem ini. Pemicu utamanya adalah kerusakan hutan dan alih fungsi lahan dari hutan menjadi nonhutan," kata Riandra.

"Dari sisi hukum, tahun 2014 itu ada perubahan kawasan hutan," sambungnya.

Status nonhutan tersebut kemudian dimanfaatkan oleh para oknum. Dari sini, penggundulan hutan terjadi.

"Secara status hukum, itu nonhutan, sehingga orang seenaknya saja oknum baik secara legal maupun ilegal penebangan hutan dan alih fungsi lahan. Dan ini yang terjadi," ujarnya.

Sebelumnya, Gubsu Bobby Nasution mengatakan bahwa banjir dan longsor di Sumut dipicu cuaca ekstrem. Bencana ini melanda beberapa kota dan kabupaten di Sumut.

"Cuaca ekstrem dan hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama menyebabkan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di beberapa daerah Sumatera Utara, termasuk di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, hingga Tapanuli Selatan," kata Bobby dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Kamis (27/11/2025).

Akiat banjir dan longsor ini, ribuan rumah warga rusak. Bencana ini juga memakan korban jiwa.

"Bencana hidrometeorologi ini telah menyebabkan ribuan rumah warga terendam, akses jalan terputus, bahkan menelan korban jiwa," katanya. n jk/md/rmc

Berita Terbaru

Mulai Terapkan Sistem POS, Pemkot Madiun Fasilitasi Kasir Digital UMKM di Kawasan PRC

Mulai Terapkan Sistem POS, Pemkot Madiun Fasilitasi Kasir Digital UMKM di Kawasan PRC

Kamis, 04 Jun 2026 13:16 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna membantu pencatatan transaksi sekaligus meningkatkan transparansi harga di kawasan wisata Kota Madiun, kini Pemerintah Kota…

Sambut Rangkaian Grebeg Suro 2026, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp500 Juta

Sambut Rangkaian Grebeg Suro 2026, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp500 Juta

Kamis, 04 Jun 2026 13:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Siap menyambut penyelenggaraan rangkaian kegiatan Grebeg Suro 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, telah mengalokasikan…

Ungkap Korupsi TP DPRD Ponorogo, Jaksa Periksa Sekwan Dan Sita Dokumen BPPKAD

Ungkap Korupsi TP DPRD Ponorogo, Jaksa Periksa Sekwan Dan Sita Dokumen BPPKAD

Kamis, 04 Jun 2026 13:09 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:09 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo– Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memberi sinyal serius dalam membongkar kasus dugaan korupsi penyimpangan dana tunjangan …

Gegara Penutupan Jalan Nasional di Tulungagung, Dishub: Rute Bus AKDP Dialihkan

Gegara Penutupan Jalan Nasional di Tulungagung, Dishub: Rute Bus AKDP Dialihkan

Kamis, 04 Jun 2026 13:03 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Imbas penutupan jalan nasional menuju Kabupaten Trenggalek, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung mengalihkan rute…

Sparta Pena FC Taklukkan PKDI Madiun 5-3 dalam Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80  ‎

Sparta Pena FC Taklukkan PKDI Madiun 5-3 dalam Kapolres Cup HUT Bhayangkara ke-80 ‎

Kamis, 04 Jun 2026 13:01 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 13:01 WIB

‎SURABAYAPAGI, Madiun – Tim wartawan Sparta Pena FC Madiun tampil agresif dengan menaklukkan Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Madiun dengan sko…

4 Paket Jalan Senilai 29,7 M Dilelang, BAPAN Minta Warga Ponorogo Ikut Awasi

4 Paket Jalan Senilai 29,7 M Dilelang, BAPAN Minta Warga Ponorogo Ikut Awasi

Kamis, 04 Jun 2026 12:59 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 12:59 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Mimpi ratusan ribu masyarakat Ponorogo untuk mendapatkan jalan yang layak nampaknya akan segera terwujud dalam waktu dekat.  Hal ini …