SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sekitar 600 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis dan perawat akan diberangkatkan ke rumah sakit dan puskesmas terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Dalam paparannya pada Presiden Prabowo, Menkes mengungkapkan seluruh rumah sakit, hingga Selasa (16/12) sudah mulai beroperasi meski masih terbatas.
Beda dengan ketika bencana alam terjadi pada akhir November. Saat itu, Menkes mengungkapkan 41 rumah sakit sempat tidak beroperasi sama sekali.
"Rumah sakit di Sumatera, kita itu ada 41 yang tidak beroperasi pada saat 26 November. Sekarang alhamdulillah, 100 persen sudah mulai beroperasi, walaupun bertahap, IGD-nya dulu atau ruang operasinya dulu," ungkap Menkes dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, dilihat di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (16/12/2025).
Menkes lantas mencontohkan RS Tanjung Pura Langkat yang sempat didatangi Presiden Prabowo, kini sudah mulai beroperasi. Rumah sakit tersebut sudah dibersihkan dan dapat melayani masyarakat melalui IGD dan operasi terbatas.
"Nanti, ini akan kita tingkatkan terus, agar bisa di layanan full-nya jalan," kata Menkes.
Rekrutmen Terbuka oleh Kemenkes
Budi menyebut 600 tenaga kesehatan itu berasal dari rekrutmen terbuka yang dilakukan Kemenkes. Dia meminta pengiriman tenaga kesehatan ke lokasi bencana itu menggunakan pesawat Hercules dan dilepas oleh Prabowo.
"Kita batch pertama akan memberangkatkan 600 orang, 450 sudah siap diberangkatkan minggu ini," ujar Budi saat menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (15/12/2025).
Budi menyebut 600 tenaga kesehatan itu berasal dari rekrutmen terbuka yang dilakukan Kemenkes.
Budi menuturkan para dokter tersebut berasal dari berbagai kampus dan rumah sakit di seluruh Indonesia. Kemenkes membuka rekrutmen melalui organisasi profesi dan fakultas kedokteran, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Universitas Muhammadiyah, hingga Nahdlatul Ulama.
"Kita buka bukan cuma untuk internship atau koas, dokter umum dan spesialis pun mau mengorbankan pendataan mereka untuk pergi, jadi setiap 2 minggu kita rotasi supaya nggak fatigue," ucap Budi.
Pengiriman tenaga medis ke lokasi bencana ini pun diapresiasi Presiden Prabowo Subianto. Prabowo berterima kasih pada perguruan tinggi dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam membantu pengiriman tenaga kesehatan ke lokasi bencana di Sumatera. n erc/jk/rmc
Editor : Moch Ilham