Hj Sriatun Ajak Bunda PAUD Tingkatkan Semangat Memajukan PAUD

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Dalam rapat koordinasi (Rakor) penguatan kelembagaan Bunda PAUD Kabupaten Sidoarjo, Ketua Bunda PAUD dr. Hj. Sriatun Subandi menegaskan untuk mendukung perkembangan anak usia dini di masa golden age 3-7 tahun.
Pasalnya pada masa periode kritis ini tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan hingga usia 5 tahun adalah masa keemasan di mana otak berkembang sangat pesat (sekitar 80%) dan anak sangat mudah menyerap informasi dari lingkungan.

Lebih dari itu dalam acara yang dihadiri sedikitnya 100 peserta yang terdiri dari para penyelenggara lembaga PAUD ini, Hj. Sriatun menekankan pentingnya PAUD holistik integratif dengan visi mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia melalui aspek pendidikan, pengasuhan, gizi, kesehatan, perlindungan, serta kesejahteraan.

Rapat yang digelar di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo ini dipadati peserta bunda Paud dari berbagai Kecamatan, Kelurahan, maupun Desa. "Rakor ini bertujuan meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan dan memperkuat peran Bunda PAUD dalam mendorong kualitas layanan PAUD yang lebih baik." Ujar Hj. Sriatun Subandi diselah kegiatan. Kamis (4/11).

Dalam rapat tersebut, Hj. Sriatun Subandi sepakat untuk menyatukan langkah dalam mengkoordinasikan berbagai program sehingga target kinerja dapat tercapai secara konsiste "Saya menaruh harapan besar bahwa kelembagaan Bunda PAUD Sidoarjo akan semakin kuat semakin Solid dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mari kita jadikan Sidoarjo sebagai kabupaten yang ramah anak di mana setiap anak berhak tumbuh dan berkembang secara optimal" ujarnya.

Di sebutkan pula peningkatan kolaborasi antara dinas pendidikan, organisasi mitra, serta menjadi poin utama dalam memperkuat sinergi demi terciptanya layanan PAUD yang holistik dan integratif.

"Fokus utama dalam layanan PAUD menekankan pentingnya pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini melalui peran aktif keluarga. Bunda PAUD diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam mengoptimalkan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan guru PAUD." Tambahnya.

Selain itu, masih menurut istri bupati ini, berbagai tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan akses layanan, masalah kualitas guru, dan isu inklusivitas turut dibahas secara bersama-sama untuk menemukan solusi terbaik. "Semua upaya ini diarahkan untuk mewujudkan layanan PAUD yang merata dan bermutu, sehingga dapat menjadi pondasi kokoh dalam membentuk generasi emas masa depan." Timpalnya lagi.

Harapannya melalui rapat koordinasi ini, penguatan kelembagaan Bunda PAUD dapat berjalan lancar, memberikan dampak positif, serta meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di seluruh wilayah.

Sementara itu rapat berjalan semakin gayeng saat Dr. Dwi Astutik, SAg.MSi yang didapuk sebagai salah satu nara sumber untuk meningkatkan pemahaman dan komitmen kelompok kerja bunda PAUD tingkat kabupaten hingga tingkat desa ini memaparkan ilmunya dengan baik dan mudah dipahami peserta rakor.

"Dalam hal ini kami juga menekankan tentang kecerdesan spasial pada anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang anak" urainya.

Dengan dibarengi panduan penjelasan dalam bentuk power point dan isinya mengambarkan grafik berwarna biru dan merah terkait perkembangan anak dari usia sekian sampai sekian. "Tujuannya peserta rakor yakni sebagai para hadirin pemangku bunda PAUD sewilayah Sidoarjo semakin fokus, dalam memahami materi." Tutupnya. Hdk/hik

Berita Terbaru

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Pra Rekonstruksi Kasus Mutilasi Madiun, Polisi Ungkap Cara Tersangka Habisi Dua Korban Hingga Upaya Hilangkan Jejak

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 22:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur lakukan pendalaman cara tersangka menghabisi Dini Har…

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. P…

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Dongkrak Ekonomi Warga Desa Pagerwojo Mendapat Pelatihan Wirausaha Baru (WUB)

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Pagerwojo, Buduran antusias mengikuti program pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang digelar Dinas Koperasi dan…

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…