Jadi Aduan Terbanyak, Pemkot Mojokerto Perketat Pengawasan Lampu PJU

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari berdialog dengan warga dalam kegiatan Sosialisasi Teknis Pemasangan dan Pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) lingkungan,
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari berdialog dengan warga dalam kegiatan Sosialisasi Teknis Pemasangan dan Pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) lingkungan,

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -Pemerintah Kota Mojokerto menggandeng PLN sebagai mitra tekhnis dalam pemasangan dan perawatan Lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) di permukiman padat penduduk.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan PJU menyusul pancaroba musim penghujan, sekaligus antisipasi kejadian (tersengat listrik) yang berpotensi mencelakai pengguna jalan bahkan merenggut korban jiwa. 

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, keamanan dan keselamatan adalah prinsip utama dalam pemasangan PJU khususnya di wilayah permukiman.

Warga diminta tidak sembrono memasang PJU sembarangan, tanpa mengetahui standar keamanan dan keselamatan.

Peran Ketua RW/RT harus aktif di lingkungannya untuk mengawasi pemasangan PJU, yang kemungkinan dilakukan secara mandiri oleh warga setempat.

"Kita harus mengutamakan keselamatan umum dan masyarakat. Jika ada pemasangan (PJU) di lingkungan tidak memenuhi standar keamanan, maka tugasnya Ketua RW/RT untuk menegur atau serahkan pada ahlinya (PLN)," kata Ning Ita.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa adanya lampu PJU merupakan implementasi dari Panca Cita kelima yakni mewujudkan infrastruktur publik yang berkelanjutan, yang terintegrasi. 

Ning Ita menambahkan bahwa aduan masyarakat terkait PJU merupakan salah satu yang paling banyak diterimanya melalui kanal Curhat Ning Ita. Menurutnya hal ini menunjukkan betapa besar kebutuhan warga terhadap penerangan di fasilitas umum maupun lingkungan permukiman.

"Banyaknya aduan terkait PJU artinya masyarakat Kota Mojokerto ini sangat membutuhkan penerangan di fasilitas umum. Maka tentu saja di lingkungan permukiman itu juga menjadi kebutuhan yang strategis sebagai masyarakat," ujarnya. dwi

 

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…