Airi 483 Hektar Lahan Pertanian

Pembangunan Infrastruktur Bendung & Saluran Irigasi Mojokerto Tuntas

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengerjaan infrastruktur rehabilitasi pintu air Bendung Sukoanyar, di Kecamatan Ngoro bagian dari program Pemkab Mojokerto dalam mendukung  ketahanan pangan nasional, pertumbuhan ekonomi dan sektor pertanian berkelanjutan. SP/ DWI
Pengerjaan infrastruktur rehabilitasi pintu air Bendung Sukoanyar, di Kecamatan Ngoro bagian dari program Pemkab Mojokerto dalam mendukung  ketahanan pangan nasional, pertumbuhan ekonomi dan sektor pertanian berkelanjutan. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pembangunan infrastruktur bendung dan saluran irigasi tahun 2025 di Kabupaten Mojokerto rampung lebih cepat. Dampak pembangunan infrastruktur ini diklaim dapat mengairi areal persawahan seluas kurang lebih 483  hektare, mendukung swasembada pangan di daerah.

Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Anik Mutammima Kurniawati menjelaskan, Pemkab Mojokerto melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR telah melaksanakan pembangunan infrastruktur bendung dan saluran irigasi dalam kurun waktu selama tahun 2025.

"Ada delapan pembangunan infrastruktur di bidang Sumber Daya Air yang semuanya sudah tuntas, dengan Output dapat mengairi lahan pertanian sekitar 483 hektare," kata Anik, Rabu (17/12/2025).

Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur melalui bidang SDA selama satu tahun ini adalah komitmen Pemkab Mojokerto dalam meningkatkan indeks pertanaman sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional serta pertumbuhan ekonomi disektor pangan.

Pemkab Mojokerto membangun atau merehabilitasi 5 lokasi bendung atau dam, dan saluran irigasi sepanjang 968,5 meter di tujuh lokasi serta pemeliharaan pada 748,05 meter dan memasang sebanyak 11 titik pintu air.

"Selain itu, juga telah dilaksanakan normalisasi saluran irigasi dan sungai untuk antisipasi banjir di lebih 35 Desa dengan total sepanjang 24,3 KM, sehingga dapat memanimalisir dampak terutama di lahan pertanian," pungkas Anik.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Mojokerto, Rois Arif Budiman menambahkan, adapun pembangunan infrastruktur bendung dan saluran irigasi yang sudah rampung, meliputi rehabilitasi pintu air bendung Patung di Kecamatan Pungging.

Kemudian, rehabilitasi pintu air Bendung Sukoanyar,  Kecamatan Ngoro, rehabilitasi Bendung Karangsari di Kecamatan Pacet, peningkatan Bendung D.I Sampang, Kecamatan Kutorejo dan rehabilitasi jaringan irigasi Jembul, Kecamatan Jatirejo.

"Rehabilitasi jaringan Irigasi Pehngaron Kecamatan Jatirejo, Peningkatan jaringan Irigasi Karangasem II, Kecamatan Kutorejo dan peningkatan jaringan irigasi Mojosongo Atas, Kecamatan Mojosari," ujar Rois.

Untuk diketahui, pemerataan pembangunan infrastruktur di semua sektor ini merupakan bagian dari visi misi Bupati Mojokerto periode 2025-2030 yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya dan pelestarian lingkungan.

Dalam kurun waktu selama tahun 2025, Pemkab Mojokerto melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan, drainase, Sumber Daya Air hingga pelayanan perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan lainnya.

Khusus perizinan PBG SLF yang sudah terbit selama tahun 2025, yaitu sebanyak 223 perizinan dengan total PAD (Pendapatan Asli Daerah) sebesar Rp 8.265.364.989.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa atau Gus Barra mengatakan, kinerja jajarannya dinilai inovatif dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah.

"Kinerja Dinas PUPR tidak hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi juga mengedukasi masyarakat menjaga hasil pembangunan. Menjadi penggerak kemajuan Kabupaten Mojokerto semakin tertata, maju dan berkembang pesat," kata Bupati Gus Barra.

Pembangunan Infrastruktur 2025 di Kabupaten Mojokerto bertajuk 'Bergerak Satu Tahun Berdampak' di meliputi infrastruktur jalan kabupaten pada akhir tahun 2024, dengan kondisi mantab (Kondisi baik dan Sedang) sepanjang 970.207 KM atau 83,18 persen.

Pembangunan infrastruktur tahun 2025 kondisi jalan kondisi mantab semakin bertambah, berupa rekontruksi, pemeliharaan berkala dan pelebaran jalan menuju standar dengan jenis konstruksi aspal sepanjang 17,429 KM di 10 lokasi serta konstruksi Beton sepanjang 17, 327 KM di 19 lokasi. 

Kemudian, pembangunan dan rekontruksi jembatan di 6 Lokasi, dengan lebar 6-8 meter dan panjang total 155 meter. Infrastruktur drainase di tahun 2025 pada 14 lokasi Pembangunan saluran drainase yang tersebar, dengan total panjang saluran terbangun 9,118 KM, dan upaya pemeliharaan berupa perbaikan ringan dan normalisasi/pembersihan. dwi

Berita Terbaru

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melihat fenomena gangguan layanan air bersih akibat distribusi PDAM yang mati selama kurang lebih 15 hari di Dusun Krajan RT 06…