Puluhan Warung di Lamongan Ambruk dan Hanyut Diterjang Hujan Angin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keadaan dua Warung Roboh dan Hanyut Gegara Hujan Angin di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG
Keadaan dua Warung Roboh dan Hanyut Gegara Hujan Angin di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Diterjang cuaca ekstrem berupa hujan angin membuat sebanyak puluhan warung di  di kawasan Pasar Sidoharjo, Kecamatan Lamongan, Jawa Timur ambruk dan Hanyut di ke aliran sungai. Selain itu, satu pohon dilaporkan tumbang akibat terjangan angin.

Hujan deras dan angin kencang tersebut juga merusak sejumlah atap warung makan serta merobohkan tenda usaha milik pedagang di sekitar lokasi. Selain itu, satu pohon dilaporkan tumbang akibat terjangan angin.

Choirul Huda, salah satu saksi mata mengatakan jika angin kencang datang dari arah utara dan berlangsung cukup singkat, namun berdampak besar terhadap bangunan semi permanen di kawasan pasar.

"Anginnya kencang banget, sekitar 4 sampai 5 menit. Setelah itu warung tambal ban dan toko stiker roboh, lalu hanyut ke sungai," ujarnya, Minggu (21/12/025).

Melihat fenomena kejadian tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan, Ery S Rosidi, menambahkan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat. Sebanyak lima personel BPBD dikerahkan untuk mengevakuasi bangunan warung yang hanyut serta memotong pohon tumbang agar tidak mengganggu aktivitas warga.

"Sekitar pukul 13.00 WIB terjadi hujan deras di wilayah Pasar Sidoharjo dan Sukomulyo, Lamongan kota. Dampaknya, enam warung dan satu pohon roboh, serta beberapa warung hanyut ke sungai," ujar Ery.

Lebih lanjut, Ery juga menyebutkan, cuaca ekstrem tersebut menyebabkan puluhan tenda acara di Lapangan Gajah Mada, Kecamatan Lamongan, roboh akibat terpaan angin kencang.

Sehingga, tak lupa, BPBD Lamongan selalu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan disertai angin kencang. Warga diminta tidak berteduh di bawah pohon serta menjaga jarak dari jaringan listrik guna menghindari risiko kecelakaan. lm-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…