Bus Terguling Tewaskan 16 Orang, Kapolda Turun ke Lapangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bus PO Cahaya Trans terparkir ringsek di Gerbang Tol Muktiharjo, Semarang, usai kecelakaan tunggal di kawasan Gerbang Tol Muktiharja, Semarang, Senin (22/12/2025). Insiden ini menewaskan 16 penumpang dan melukai 18 lainnya.
Bus PO Cahaya Trans terparkir ringsek di Gerbang Tol Muktiharjo, Semarang, usai kecelakaan tunggal di kawasan Gerbang Tol Muktiharja, Semarang, Senin (22/12/2025). Insiden ini menewaskan 16 penumpang dan melukai 18 lainnya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Semarang - Bus terguling di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, mengundang Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Ribut Hari Wibowo, datangi lokasi kejadian. 16 penumpangnya meninggal.

Bus terguling ke sisi kiri itu mengakibatkan banyaknya korban jatuh di sisi tersebut.

"(Korban) Sebagian besar luka di sisi kiri. Sesuai dengan jatuhnya bus," kata Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Ribut Hari Wibowo, Senin (22/2/2025).

Ia menyebut pihaknya juga mendalami terkait dugaan sopir mengantuk saat kejadian. Selain itu, polisi juga akan melakukan tes urine terhadap sopir bus tersebut untuk mendalami ada tidaknya pengaruh narkoba.

"Masih dilakukan penyelidikan, dugaan awal adalah laka tunggal. Nanti terhadap driver, sopirnya juga kita sedang kita tes untuk urine. Kita tes apakah yang bersangkutan menggunakan narkoba atau kandungan zat yang dilarang lainnya," ujar Ribut.

Keluarga korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans ramai-ramai mendatangi posko yang dibuka Polda Jateng di RSUP Dr Kariadi. Tangis pun pecah saat mengetahui keluarganya menjadi korban kecelakaan.

Pantauan di Polda Jateng membuka tiga posko di RSUP Dr Kariadi, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Ada posko posmortem, antemortem, dan posko keluarga korban.

Sekitar pukul 10.00 WIB tampak salah satu keluarga korban mendatangi posko untuk mencari tahu kabar anggota keluarganya. Dua orang perempuan dan laki-laki mendatangi posko dan ditemui petugas RSUP Dr Kariadi.

Keluarga korban mengaku mereka berangkat dari Boyolali. Ada lima orang kerabatnya yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

"Lima (kerabat yang naik bus)," kata salah satu keluarga korban, saat ditanya petugas di RSUP Dr Kariadi, Senin (22/12/2025).

Keluarga korban saat mendatangi posko keluarga korban meninggal di RSUP Dr Kariadi, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Senin (22/12/2025).

 

Tampak Menangis Histeris

Ia kemudian menunjukkan foto keluarganya yang menjadi korban. Kelima korban itu merupakan ibu, mas, pakdhe, dan dua kerabat lainnya.

"Ini lima-limanya nggak ada semua?," ujarnya yang kemudian langsung disusul isak tangis.

Petugas mengatakan tiga kerabatnya tak selamat dalam insiden itu. Sementara dua lainnya masih diidentifikasi. Pria itu tampak menangis histeris mengetahui kelima kerabatnya menjadi korban kecelakaan tersebut.

Petugas lalu meminta keluarga korban untuk menunjukkan kartu keluarga dan ciri-ciri fisik keluarganya yang menjadi korban. Kedua keluarga korban kemudian mendatangi posko post mortem untuk melihat keluarganya yang meninggal di ruang jenazah.

Salah satu keluarga korban yang perempuan tampak tak kuasa menahan tangis. Sementara keluarga korban yang laki-laki terus berusaha menenangkan.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan bus terjadi di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang. Dari total 34 orang di dalam bus, sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara 18 lainnya selamat.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono mengatakan, kecelakaan terjadi pukul 00.45 WIB. Evakuasi korban kecelakaan itu melibatkan Basarnas Kota Semarang.

"Kecelakaan melibatkan bus Po. Cahaya Trans dari Jakarta, Jatiasih, tujuan Jogja, dengan nomor polisi B 7201 IV," kata Budiono dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/12).

Ia mengatakan, bus saat itu melaju dengan kecepatan tinggi di tol dan menabrak pembatas jalan. n bin/crh/rmc

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…