Banjir Luapan Kali Lamong Rendam Empat Desa di Gresik, Puluhan Hektare Padi Terancam Gagal Panen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Curah hujan tinggi di wilayah hulu dan hilir Sungai Kali Lamong menyebabkan banjir di sejumlah desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Sedikitnya empat desa terdampak, sementara puluhan hektare tanaman padi milik warga terancam gagal panen dan harus ditanam ulang.

Memasuki hari kedua banjir, Senin (22/12/2025), ketinggian air dilaporkan semakin meningkat. Rata-rata ketinggian air naik sekitar 15 sentimeter dibandingkan hari sebelumnya akibat luapan Sungai Kali Lamong.

Di Desa Dapet, air mulai masuk permukiman pada pukul 04.50 WIB. Genangan terjadi di Dusun Kedungdowo dengan ketinggian air mencapai 10 sentimeter. Sebanyak 10 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan lima rumah terendam serta sekitar satu hektare sawah tergenang air.

Sementara itu, di Desa Sekarputih, banjir merendam Dusun Jedong dan Dusun Sekarputih. Di masing-masing dusun terdapat genangan di satu hingga dua gang, serta merendam areal persawahan warga.

Di Desa Wotansari, air masuk pada pukul 05.00 WIB dengan ketinggian mencapai 15 sentimeter. Sebanyak 50 KK terdampak, 35 rumah terendam, dua hektare sawah tergenang, serta jalan desa sepanjang sekitar 50 meter tidak dapat dilalui.

Banjir juga melanda Desa Karang Semanding, khususnya Dusun Menganti dan area persawahan di sekitarnya. Selain itu, Desa Banjaragung (Dusun Banjaragung) serta Desa Pucung (Dusun Tamping) turut terdampak luapan Sungai Kali Lamong.

Salah seorang warga Desa Wotansari, Yono, mengatakan hingga banjir hari kedua belum terlihat adanya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Gresik. Ia berharap pemerintah, khususnya melalui Dinas Pertanian, dapat memberikan bantuan benih padi kepada petani yang terdampak.

“Kalau padi sudah terendam dua hari dua malam, pasti mati. Kalaupun tumbuh, kondisinya sudah rusak. Kami berharap ada bantuan bibit padi untuk tanam ulang,” ujarnya.

Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa. Kerugian yang dialami warga bersifat material dan masih dalam pendataan. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, warga setempat mendirikan dapur umum secara swadaya.

Petugas Polsek Balongpanggang yang melakukan pemantauan di lokasi membenarkan bahwa ketinggian air pada hari kedua banjir mengalami peningkatan.

“Benar, banjir kali ini lebih tinggi dibandingkan kemarin. Ketinggian air naik sekitar 15 sentimeter,” ujar salah seorang petugas. did

Berita Terbaru

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama Badan Pertanahan…

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna memastikan kualitas, keamanan, dan pelayanan kepada penerima manfaat sesuai standar sekaligus mengatasi maraknya keracunan…

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan pemetaan Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen), BMKG mengungkap tiga sesar aktif di Jawa Timur yang melintasi wilayah…

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Berpotensi Roboh dan Dibakar, DLH Ponorogo Pangkas Sejumlah Pohon Terindikasi Mati

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya mengantisipasi pohon tumbang maupun ranting lapuk yang berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan, Dinas…

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Peternak Keluhkan Harga Kambing di Ponorogo Anjlok hingga Rp600 Ribu per Ekor

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah peternak kambing di Kabupaten Ponorogo mengeluhkan jatuhnya harga kambing. Sehingga,…

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Dinkes P2KB Tuban Gencar Latih Tenaga Medis Deteksi Kelainan Bayi Sejak Dini

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Melalui pelatihan langsung atau On The Job Training (OJT) bagi tenaga medis di enam rumah sakit se-Kabupaten Tuban, Dinas Kesehatan,…