Pemkab Probolinggo Komitmen Tekan Angka Stunting Lewat Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penyaluran Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’ di Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB
Penyaluran Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’ di Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo membentuk kolaborasi antara pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, pendamping sosial serta pemerintah desa dengan membentuk Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak dapat dibebankan pada satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sedangkan untuk Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’ itu sendiri merupakan jimpitan untuk menekan angka stunting yang disalurkan secara rutin setiap bulan pada Jumat manis.

"Gerakan itu menjadi simbol kuat semangat gotong royong dan kepedulian aparatur sipil negara (ASN) Kecamatan Maron dalam membantu pemenuhan gizi keluarga sasaran stunting," kata Camat Maron Nurhafiva, Selasa (13/01/2026).

Lebih lanjut, adanya inovasi tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), khususnya dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) melalui penurunan angka stunting.

"Gerakan itu lahir dari rasa empati dan kepedulian ASN Kecamatan Maron terhadap permasalahan stunting di masyarakat. Kami ingin ikut bertanggung jawab, tidak hanya melalui program formal, tetapi juga melalui gerakan moral yang nyata," katanya.

Perlu diketahui, Gerakan "Jiwitan Si Manis" diilhami dari budaya lokal jimpitan, yakni tradisi gotong royong masyarakat dalam mengumpulkan sesuatu secara sukarela untuk mencapai tujuan bersama, yakni untuk membantu keluarga dengan anak stunting yang kondisi ekonominya kurang beruntung. "Budaya jimpitan itu kami hidupkan kembali. ASN secara sukarela menyumbangkan sebagian rezekinya, dikumpulkan dalam kaleng donasi yang ditempatkan di setiap ruangan kantor. Hasilnya nanti disalurkan kepada keluarga stunting yang paling membutuhkan," ujarnya.

Sementara itu, untuk penyaluran akan dikoordinasikan dengan tenaga kesehatan dan kader di lapangan agar keluarga yang menerima memang benar-benar Sehingga, dengan adanya Gerakan "Jiwitan Si Manis", diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dan budaya saling peduli, sehingga upaya penanganan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan. pr-01/dsy

Berita Terbaru

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Dua unit mobil mewah milik Ketua PBSI Kota Madiun, Rahma Noviarini,diboyong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta. Mitsubishi P…

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Demi keselamatan perjalanan angkutan umum, kususnya Bus dalam rangka jelang liburan Puasa dan Lebaran, bertepatan dengan pelaksanaan…

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo -  Pemerintah Desa (Pemdes) Klurak Kecamatan Candi menggelar pelantikan perangkat desa baru, Rabu ( 4 Februari 2026 ) di Pendopo …

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…