Pesona Alami Kedung Cinet, di Gandrung-gandrung Grand Canyon Mini Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keindahan formasi batuannya yang unik dan eksotis destinasi wisata Kedung Cinet di Jombang. SP/ JBG
Keindahan formasi batuannya yang unik dan eksotis destinasi wisata Kedung Cinet di Jombang. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Keajaiban alam berupa ngarai sempit dengan aliran sungai jernih yang dikenal dengan nama Kedung Cinet kerap dijuluki sebagai Grand Canyon Mini Jombang karena formasi batuannya yang unik dan eksotis. Formasi batu kapur di Kedung Cinet terbentuk melalui proses alam selama ribuan tahun akibat kikisan aliran air.

Meski akses menuju Kedung Cinet masih tergolong menantang. Perpaduan antara tebing kapur yang menjulang, celah sempit, serta aliran sungai berwarna kehijauan menghadirkan suasana tenang sekaligus memukau. Tak heran, lokasi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta wisata alam dan fotografi, Selasa (13/01/2026).

Lokasinya berada di kawasan hutan milik Perhutani, dengan jalur tanah yang cukup terjal dan licin saat musim hujan membuat Kedung Cinet tetap berstatus sebagai hidden gem yang belum banyak terjamah.

Sementara itu, penamaan Kedung Cinet memiliki makna khas dalam bahasa Jawa. Kata kedung berarti cekungan atau kolam air yang dalam di aliran sungai, sedangkan cinet diyakini berasal dari kata nyenyet yang berarti sepi atau tersembunyi yang mencerminkan letaknya yang berada jauh di dalam kawasan hutan.

Keindahan alam Kedung Cinet telah dikenal sejak lama sebagai salah satu destinasi alam unggulan di Jombang. Secara ilmiah, perubahan bentuk lahan di Kedung Cinet tidak lepas dari proses geomorfologi. Tampak bentuk lahan fluvial merupakan salah satu yang paling dinamis karena dipengaruhi oleh aliran sungai yang memicu proses erosi, transportasi, dan sedimentasi secara berkelanjutan.

Tak heran jika Kedung Cinet menawarkan aktivitas wisata berbasis alam seperti eksplorasi sungai, bermain air di kolam alami, hingga fotografi lanskap. Ngarai kapur berlumut hijau yang berpadu dengan air sungai berwarna kebiruan menjadikannya latar foto yang eksotis dan Instagramable.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Kedung Cinet adalah saat musim kemarau, sekitar Mei hingga September. Pada periode ini, debit air sungai cenderung lebih rendah, air tampak jernih kehijauan, dan jalur trekking relatif aman dari musim hujan. Sehingga dapat menikmati keindahan ngarai tersembunyi ini menawarkan ketenangan, nilai edukatif, sekaligus pengalaman alam yang tak terlupakan. jb-01/dsy 

Berita Terbaru

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita tiga unit ponsel usai melakukan penggeledahan selama sekitar lima jam di Kantor Din…

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD dituntut tidak cuma berkutat pada urusan rutinitas…

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

SurabayaPagi, Pagi, - Sidang perkara penganiayaan di Pasar Buah Tanjungsari masuk babak baru di Pengadilan Negeri Surabaya 29 September 2026. Dua saksi,…

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Jangan Hanya Pandai Akademik, Adab Nomor Satu

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Jangan Hanya Pandai Akademik, Adab Nomor Satu

Rabu, 30 Sep 2026 17:22 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengingatkan para pelajar agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memperkuat etika, n…

Pemadaman Listrik Bergilir Marak di Sejumlah Wilayah Ponorogo, PLN Ungkap Penyebabnya

Pemadaman Listrik Bergilir Marak di Sejumlah Wilayah Ponorogo, PLN Ungkap Penyebabnya

Rabu, 30 Sep 2026 15:29 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Pemadaman listrik bergilir terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut membuat s…

Kasus Kantor Desa Serag, Pemkab Ponorogo Terjunkan Inspektorat

Kasus Kantor Desa Serag, Pemkab Ponorogo Terjunkan Inspektorat

Rabu, 30 Sep 2026 15:28 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Polemik pembangunan kembali Kantor Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (…