Napi Lapas Blitar Tewas setelah Dikeroyok sesama Napi

Polres Blitar Kota Tetapkan 6 Orang Tersangka

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Lestariono
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris saat memberikan keterangan kepada awak media. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Polres Blitar Kota akhirnya mengungkap kasus pengeroyokan napi lapas hingga menyebabkan korban tewas. Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan 6 orang sebagai tersangka. Mereka adalah para napi yang menghuni satu ruangan dengan korban.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo S.IK M.IK kepada wartawan dalam rilisnya.

Dalam keteranganya, AKBP Kalfaris mengungkapkan, sebelum menetapkan tersangka, pihaknya (Satreskrim) telah lakukan gelar perkara, disertai barang bukti, akhirnya tetapkan 6 orang tersangka, yang kesemuanya adalah napi dan tahanan yang berada di Lapas Klas  IIB Blitar.

Untuk diketahui bahwa Haryanto (40) warga Kec Talun Kab Blitar (kasus narkoba) tewas setelah dikeroyok sesama tahanan pada akhir Desember 2025 lalu, karena luka luka korban parah, oleh pihak Lapas Blitar korban dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo (5 Januari 2026) namun tanggal 10 Januari 2026 korban Haryanto meninggal dunia, akibat kejadian itu pihak korban melaporkan ke Polres Blitar Kota.

"Terjadinya kasus tersebut seperti keterangan MI (42), yang sesama tahanan, Haryanto mempunyai masalah hutang piutang dengan MI, saat korban masih di luar (belum terkena kasus Narkoba) sebesar Rp 40 juta, jadi korban dan MI ketemu di lapas, dan satu ruang dengan korban, disitulah awal peristiwa penganiayaan terhadap korban, karena korban tidak menepati janjinya," terang AKBP Kalfaris.

Lebih rinci AKBP Kalfaris menerangkan ke 6 tersangka yang juga terlibat kasus pencurian dan narkoba selain MI, yakni, DP (30) warga Desa Kersik Kec Gandusari, BL (30) Desa Bangsri Kec Nglegok, KS (34) warga Kec Garum, P (45) warga Kec Garum, dan AR (26) warga Kec Sanankulon ke 6 nya warga Kab Blitar.

"Tewasnya Haryanto, akibat mendapat penganiayaan dari 6 tersangka dengan peran masing masing, bahkan ada yang sempat membakar sela sela jari tangan korban dengan korek api, untuk kasus ini masih kita kembangkan dengan penyelidikan termasuk keterangan lebih mendalam pada 6 tersangka termasuk saksi saksi, kita temukan dalam penyelidikan dan penyidikan, bisa juga untuk tersangka bertambah, atas kasus tersebut untuk para tersangka kita jerat pasal 466 ayat 3 subsider pasal 466 ayat 1 Juncto pasal 20 ayat 1 huruf a dan c Nomor  1 tahun 2023 tentang KUHP, juga kita menyita barang barang bukti, selain baju korban, sebuah korek api," pungkas AKBP Kalfaris yang didampingi Waka Polres Blitar Kota Kompol Subiyantana Kasat Reskrim AKP Rudy Kuswoyo, Kasi Humas AKP Samsul Anwar. Les

Berita Terbaru

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

LPG 3 Kg di Jombang Mulai Langka, Disdagrin: Dampak Perang Dunia yang Memanas

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena kelangkaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram mulai dirasakan sebagian masyarakat di Kabupaten Jombang, JAwa Timur,…

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Heboh di Medsos! Penampakan Munculnya Buaya di Kawasan Mangrove Picu Kekhawatiran Warga

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan munculnya penampakan buaya di kawasan mangrove Surabaya. Perekam juga…

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Viralnya Harga Plastik Ugal-ugalan, UMKM di Sentra Jajanan Lumajang Pilih Gunakan Daun Pisang

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Maraknya harga plastik yang melonjak ugal-ugalan kian dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang saat ini…

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Di Tengah Konflik Geopolitik, Kemenhaj Bangkalan pastikan CJH Aman Selama Ibadah

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti viralnya konflik geopolitik di Timur Tengah, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bangkalan,…

Dipicu Kondisi Kesehatan-Meninggal, 15 CJH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Dipicu Kondisi Kesehatan-Meninggal, 15 CJH Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 14 Apr 2026 11:01 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Musim haji tahun 2026 kali ini menjadi momentum bahagia bagi yang menjalankan. Namun, tak semua Calon Jemaah Haji (CJH) bisa…

Dorong Digitalisasi, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Parkir Nontunai di KBS

Dorong Digitalisasi, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Parkir Nontunai di KBS

Selasa, 14 Apr 2026 10:58 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka meningkatkan dan mendorong transparansi digitalisasi layanan parkir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan…